Gerai Giant Ditutup, Aprindo: Buka Tutup Toko Hal Biasa

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 24 Juni 2019 19:15
Gerai Giant Ditutup, Aprindo: Buka Tutup Toko Hal Biasa
Itu adalah strategi pengusaha untuk bertahan.

Dream – Keputusan pengelola supermarket Giant menutup gerainya menyita perhatian masyarakat. Kabar tersebut cukup mengejutkan publik karena perusahaan dikabarkan menutup enam gerai skala besar dan kecil. 

Penutupan gerai milik jaringan retail dari Malaysia ini sebetulnya sudah mulai dilakukan beberapa tahun yang lalu. Di Malaysia dan Singapura, beberapa gerai telah ditutup. 

Pengusaha ritel menyebut strategi penutupan ritel adalah hal yang biasa. Cara ini dipilih agar bisa mempertahankan keberlangsungan perusahaannya.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) Tutum Rahanta mengatakan, buka dan tutupnya gerai mungkin terjadi hampir setiap hari. Ini bergantung dari strategi dan kemampuan pelaku usaha untuk mempertahankan eksistensinya di tengah persaingan industri ritel yang semakin ketat.

" Buka tutup toko itu hal yang biasa. Kalau kita bicara buka tutup toko, hampir setiap hari itu ada yang tutup. Cuma kan yang buka itu kadang tidak diberitakan secara besar," ujar dia saat berbincang dengan Liputan6.com, pada Senin 24 Juni 2019.

Menurut Tutum sejauh ini perbandingan antara yang membuka gerai dengan yang menurut gerai, lebih banyak yang melakukan pembukaan gerai baru.

" Pasti (ada yang buka dan tutup gerai). Tetapi persentase yang antara yang tutup dengan yang buka, lebih banyak yang buka. Karena buka tutup itu bisa karena merelokasi di lokasi-lokasi yang tidak menjanjikan. Dia mendapatkan lokasi yang baru. Tapi kalau yang buka toko kan kadang tidak diberitakan," kata dia.

2 dari 6 halaman
asset dream.co.id
Beri Komentar
Tips Jitu Menyeimbangkan Karier dan Pendidikan Ala Tiffani Afifa