Aturan Impor Unta Makin Ketat
Dream - Wabah virus Middle East respiratory syndrome coronavirus (MERS-CoV) benar-benar membuat negara Timur Tengah dalam kewaspadaan tinggi. Terbukti, aktivitas pengapalan unta harus melalui proses pengawasan ketat.
Dikutip dalam laman Zawya, Jumat, 9 Mei 2014, Kementerian Lingkungan dan Air Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan akan mencegah setiap pengiriman ternak yang tak memenuhi persyaratan impor.
Dalam pernyataannya, pemerintah UEA akan menerapkan kebijakan ketat terkait hewan ternak dan protokol biosecurity. Langkah ini ditempuh guna mencegah masuknya hewan-hewan, khususnya unta, yang terinfeksi penyakit MERS-Cov.
Lewat ketentuan ini, UEA berharap unta impor dari negara teluk yang masuk ke negaranya dapat dijamin keamanan dan kesehatannya.
Dengan kebijakan ini, pengiriman unta akan melalui proses karantina di mana hewan akan melalui proses pemeriksaan laboratorium selama 24-48 jam.
Kementerian juga memastikan tindakan ini merupakan bagian dari kebijakan perlindungan kesehatan masyarakat serta menjaga kesehatan hewan ternak lokal.
Advertisement


5 Langkah Mengasah Pikiran Positif untuk Hidup yang Lebih Bahagia

Puting Lecet Saat Olahraga: Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengatasinya

5 Ritual Mingguan yang Bisa Membuat Hubungan Tetap Harmonis dan Dekat Menurut Terapis

Ukuran Betis Ternyata Bisa Mengungkap Kondisi Kesehatan Pria, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Orang yang Menguasai Banyak Bahasa Diduga Memiliki Otak hingga 13 Tahun Lebih Muda

Mengapa Wadah Plastik Menyimpan Bau dan Noda, tetapi Kaca Tidak?