Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi
Di Balik 8 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo
Kepuasan Publik Setelah Dua Tahun Prabowo-Gibran
Jalan Ekonomi Hijau Indofood
Orang Pintar Juga Bisa Luput Melihat dan Memahami Hal Sepele, Ini Penjelasan Ilmiahnya
JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
Muslim Australia
Dream - Negara non-muslim yang menerbitkan produk keuangan syariah terus bertambah. Debutan anyar, Australia baru saja merilis surat utang syariah bernilai 150 juta dolar Australia.
Surat utang syariah (sukuk) ini diterbitkan perusahaan patungan The Solar Guys International dan Mitabu Australia Pty.
Direktur Mitabu, M Ruydi mengungkapkan sukuk yang dijadwalkan terbit pada kuartal ketiga 2015 ini, rencananya akan digunakan untuk membiayai pembangunan pabrik di Indonesia.
Menurut Rusydi, ditunjuknya Malaysia sebagai tempat penerbitan sukuk karena Australia saat ini belum memiliki payung hukum penjualan surat utang syariah.
Padahal proposal pengajuan pembuatan kebijakan Sukuk telah diajukan sejak 2010.
Amanah Capital Group Ltd, Malaysia menilai langkah perusahaan Australia ini dilakukan untuk menangkap peluang besar di industri perbankan syariah yang kini bernilai US$ 1,7 triliun.
Malaysia sebagai pasar keuangan syariah terbesa di dunia diakui telah mampu menarik minat penerbit sukuk dari Jepang.
Selain Kuala Lumpur, Malaysia juga menjadikan Labuan, sebuah pulau di barat Kalimantan, sebagai pusat keuangan sejak 1990.
" instrumen keuangan ini akan menguntungkan perekonomian Australia dengan membuka lebih banyak sumber pendanaan," kata Suhaimi Zainul Abidin, analis dari Gulf Shari'ah Compliant Investment Association.
Namun, lanjut Suhaimi, publik tak bisa berharap banyak akan ada lonjakan luar biasa perusahaan Australia yang menerbitkan sukuk. (Ism)
Advertisement

Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Dua Jalan Berbeda Bursa Saham di 2 Tahun Pemerintahan Prabowo VS Jokowi

