Terlalu Nyaman di Kantor, Bahaya atau Tidak?

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 28 Februari 2018 14:30
Terlalu Nyaman di Kantor, Bahaya atau Tidak?
Setiap pekerja pasti ingin bekerja di sebuah tempat yang nyaman. Tapi kalau terlalu nyaman, berbahayakah?

Dream – Profesi atau pekerjaan saat ini mungkin kamu anggap yang terbaik di dunia. Kamu merasa sudah bisa menyesuaikan diri dengan segudang aktivitas kantor dan teman kerja yang menyenangkan. 

Sakin betahnya, kamu tak merasa jika pekerjaan yang kamu lakukan selama ini hanya itu-itu saja. Tidak ada tantangan. Bisa jadi, kamu tak sadar telah menjadi satu-satunya pegawai yang masih bertahan. 

Jika kamu sedang mengalami kondisi ini, jangan-jangan kamu sudah terjebak dengan zona nyaman.

Nyaman dengan pekerjaan atau profesi yang dijalani memang menyenangkan. Namun jika terlalu nyaman, sebaiknya mulai waspada. Kamu bisa tidak berkembang. Bahkan, kemampuan intelektual bisa merosot.

Sahabat Dream sebetulnya bisa membaca tanda-tandanya seseorang yang terlalu nyaman dengan pekerjaan. Misalnya, merasa tak ada tantangan di posisi yang diduduki, tak merasa terjebak dalam rutinitas, dan enggan menerima tantangan baru.

Waduh, ini bahaya untuk kesehatan karier. Bisa-bisa karier seseorang bisa mandek.

Lalu, bagaimana caranya supaya tidak terlalu nyaman dengan pekerjaan?

Jika Sahabat Dream merasa demikian, Anda bisa melakukan beberapa hal ini, seperti waspad terhadap apa saja yang berada di zona nyaman. Misalnya, adakah sesuatu yang bisa berpotensi membuat Anda kecewa atau gagal? Buatlah lingkaran dan rinci hal-hal yang memungkinkan Anda tidak merasa nyaman di luar lingkarang, sedangkan yang berada di dalam lingkaran itu adalah hal-hal yang membuat Anda nyaman.

Kemudian, ingat-ingat apa yang membuat Anda tidak nyaman? Adakah ketakutan untuk tidak diindahkan? Adakah ketakutan untuk diganti dengan orang lain? Coba tuliskan itu di luar lingkaran.

Setelah menemukan hal-hal yang membuat Anda tidak nyaman, jangan lari. Cobalah untuk merasa nyaman dengan ketidaknyamaman itu. Misalnya, melihat kegagalan sebagai “ guru”. Anda bisa belajar dari kesalahan-kesalahan yang membuat Anda merasa tak nyaman dengan memulai hal baru di pekerjaan dengan langkah yang kecil.

Sebagai contoh, Sahabat Dream seorang pemalu, lalu ingin berani tampil di depan publik. Supaya lebih percaya diri, lebih baik mempraktekkannya di depan teman-teman atau keluarga. Ingatlah bahwa keterampilan berbicara di depan publik punya dampak positif terhadap karier Anda.

Jika mau keluar dari zona nyaman, jangan ragu untuk berkawan dengan seseorang yang berani mengambil risiko. Kawan ini akan memupuk rasa keberanian Anda untuk mencoba hal-hal baru yang bisa berpengaruh baik terhadap karier.

Yang terakhir, jangan terlalu serius terhadap kesalahan-kesalahan yang diperbuat. Belajarlah untuk menertawai diri sendiri ketika melakukan kesalahan. Jangan dianggap serius orang-orang yang menertawai kegagalan Anda. Sahabat Dream juga bisa bersenang-senang ketika keluar dari zona nyaman. Nikmati saja proses mengeksplorasi sesuatu yang berada di luar “ lingkaran nyaman” Anda.

Selamat mencoba!

Sumber: Lifehack

Beri Komentar