Jawaban Kementerian PAN-RB Diancam Somasi 261 CPNS

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 15 Agustus 2019 07:24
Jawaban Kementerian PAN-RB Diancam Somasi 261 CPNS
Ratusan CPNS ini akan menempuh jalur hukum karena tak kunjung diangkat menjadi PNS.

Dream – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) menyarankan ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mengurungkan mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Alasannya, tahapan mereka menjadi CPNS masih dalam proses.

Seperti diketahui, sebanyak 261 peserta Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) akan mensomasi Kementerian PAN-RB terkait status kepegawaian mereka yang tak kunjung diangkat menjadi CPNS. Ratusan CPNS ini telah dinyatakan lolos SKD seleksi CPNS tahun 2018.

Ratusan CPNS ini menganggap hak menjadi PNS terhalang oleh Permenpan No. 61 tahun 2018 tentang optimalisasi kebutuhan PNS.

 

Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB, Setiawan Wangsaatmaja Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream menjelaskan, penerimaan CPNS tidak hanya berdasarkan SKD tetapi juga harus melewati tahapan lainnya.

" Penerimaan CPNS itu terdiri dari dua tahap yaitu SKD dan Seleksi Kompetensi Bidang. Jadi CPNS harus lolos dua tahapan tersebut agar dapat diangkat menjadi PNS, bukan hanya lolos SKD saja," kata dia di Jakarta.

Setiawan menegaskan ke-261 peserta ujian CPNS 2018 yang lolos SKD namun belum diangkat jadi CPNS ini baru lulus sebagian.

“ Tes CPNS dua tahapan artinya ada integrasi nilai antara SKD dengan SKB," kata dia.

1 dari 5 halaman

Tak Keberatan Digugat

 Tes CPNS Paling Banyak Bikin Peserta Tak Lolos

Setiawan menilai para CPNS itu tak perlu mengambil langkah hukum dengan alasan tak diangkat menjadi PNS. Tapi, dia tak keberatan jika mereka menggugatnya.

“ Kalaupun mau digugat apa yang digugat, karena prosesnya masih berjalan. Mereka baru lolos satu tahapan belum semua tahapan,” kata dia.

2 dari 5 halaman

Disarankan Ikut Seleksi Tanpa SKD

Setiawan juga meminta para CPNS kembali mengikuti seleksi CPNS 2019 tanpa perlu melewati tahapan SKD. Mereka bisa melampirkan nilai SKD yang ada.

“ Sehingga bisa langsung ke tahapan SKB,” kata dia.

Namun Setiawan juga mengatakan ratusan CPNS itu bisa memperbaiki nilai SKD dengan mengikuti kembali tes CPNS 2019.

“ Nanti kami akan melihat nilai mana yang tertinggi,” kata dia.

Sekadar informasi, pada 2019, pemerintah kembali akan mengadakan seleksi CPNS. Total kebutuhan ASN nasional 2019 sejumlah 254.173 orang. Jumlah tersebut mencakup 100 ribu formasi CPNS 2019 dan 100 ribu formasi P3K 2019 Tahap Kedua, dan sisanya sudah dilaksanakan pada seleksi P3K Tahap Pertama.

3 dari 5 halaman

Kemenpan RB Buka 100 Ribu Lowongan CPNS Pada Oktober 2019

Dream - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) akan membuka pendaftaran sebanyak 200 ribu untuk Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menpan RB, Komjen (Purn) Syafruddin mengatakan, dari 200 ribu lowongan ASN itu dibagi untuk 100 ribu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan 100 ribu untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS).

" Itu direncanakan PNS di bulan Oktober akhir, tapi PPPK mungkin di bulan depan akhir," ujar Syafruddin dalam wawancara ekslusif bersama Dream di kantornya, Jakarta, Jumat, 9 Agustus 2019.

Saat ini, Kemenpan RB telah membentuk panitia seleksi (pansel) untuk menyaring para pendaftar dari penjuru Tanah Air. Menurut Syafruddin, kriteria yang ditetapkan oleh pansel tidak jauh berbeda dari 2018 lalu.

" Sementara menyesuaikan dengan tahun lalu, karena tahun lalu itu dianggap paling bagus karena menghasilkan talenta-talenta yang bagus dan semua stakeholder merasakan, mengapresiasi karena mereka (ASN) kan sudah mulai bekerja," ucap dia.

Mantan Wakapolri ini mengatakan, berdasarkan data 2018, total ada 6 juta orang yang mendaftar untuk mengikuti seleksi ASN.

" Cuma puncak tesnya 383 ribu, yang lulus sampai mendapat SK (Surat Keputusan) 182 ribu orang. Jadi cukup besar peminatnya," kata dia.

4 dari 5 halaman

Dibuka Oktober, Jumlah Pelamar CPNS Diprediksi Tembus 5,5 Juta

Dream – Pemerintah memastikan membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada Oktober 2019. Jumlah pelamarnya diperkirakan mencapai jutaan orang.

Dikutip dari setkab.go.id, Rabu 31 Juli 2019, Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Nasional (BKN), M. Ridwan, mengatakan, total kebutuhan ASN nasional pada 2019 sejumlah 254.173, yang terdiri atas 100 ribu formasi CPNS dan 100 ribu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Dia memperkirakan ada 5,5 juta pelamar yang akan mengikuti seleksi penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Oktober mendatang.

Jumlah tersebut melebihi pelamar pada seleksi CPNS tahun 2018, sebanyak 3,64 juta pelamar. Rinciannya, kala itu ada 1,45 juta pelamar di 76 instansi pusat dan 2,19 juta di 481 daerah.

5 dari 5 halaman

Terkendala Database?

Ridwan mengatakan, ada sejumlah kendala yang dihadapi oleh para pelamar CPNS 2018, misalnya database kependudukan tidak update, kesulitan pelamar memperbarui KTP dan KK, ijazah tidak sesuai dengan kualifikasi yang dipersyaratkan, serta KTP tidak jelas atau bukan KTP asli.

“ Beberapa permasalahan ini menjadikan pelamar tidak memenuhi syarat administrasi,” kata dia di Jakarta.

Untuk rencana pelaksanaan seleksi ASN pada Oktober 2019, menurut Kepala BKN, Bima Aria Wibisana, dari aspek infrastruktur seleksi, 108 titik lokasi di seluruh Indonesia dapat dimanfaatkan melalui fasilitas yang disediakan BKN dan bekerja sama dengan sejumlah instansi pusat dan daerah.

“ Jumlah ini tentu tidak cukup untuk pelaksanaan seleksi serentak. Oleh karena itu beberapa opsi sedang disiapkan dengan kerja sama instansi di pusat dan daerah,” kata Bima. 

Beri Komentar
Terima Kritik Pedas, Nada Zaqiyyah: Ternyata Adik Kelas Aku Sendiri