Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Meski pemerintah telah berkali-kali menerbitkan isntrumen pembiayaan berupa sukuk, atau Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Namun, dalam pelaksanaannya dinilai masih kurang syariah.
Direktur Bisnis BNI Syariah Imam T Saptono menyebutkan, pemerintah sendiri belum mempercayakan sepenuhnya kepada bank syariah dalam pelaksanaan proyek-proyek yang berbasis sukuk. Pemerintah masih menggunakan bank konvensional.
"Coba tanya Kemenkeu. Begitu menerbitkan sukuk, itu pelaksanaannya belum di bank syariah lho," ujarnya di Jakarta, kemarin.
Untuk itu, lanjut Imam, jika pemerintah ingin perbankan syariah ini berkembang di Indonesia, maka perlu adanya kepercayaan dalam turut mengelola keuangan negara.
Terlebih, untuk memberikan ketenangan bagi masyarakat.
"Ini supaya tentram, kan orang pilih sukuk karena ingin halal. Harusnya begitu pemerintah bersukuk, pada saat proyeknya mau dilaksanakan harusnya pakai bank syariah," tegasnya.
Seperti diketahui, kebanyakan bank yang menjadi peserta lelang adalah bank konvensional. Hanya 3 bank syariah BUMN yang ikut, yaitu BNI Syariah, Bank Syariah Mandiri, dan BRI Syariah. (Ism)
Advertisement

6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang

5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun


Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari