Para Penerima Zakat Didorong Jadi Micropreneur

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 30 April 2021 11:14
Para Penerima Zakat Didorong Jadi Micropreneur
Para penerima zakat memang didorong agar terangkat dari kemiskinan.

Dream – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama BCA Syariah bekerja sama untuk membuat program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat, yaitu Gerobak Jajan Sehat. Melalui program ini, BAZNAS mendorong mustahik (penerima zakat) menjadi micropreneur berdaya.

Tujuannya adalah mewujudkan kemandirian puluhan pengusaha mikro melalui pemberian modal usaha, pendampingan, serta pelatihan untuk membantu mustahik mencapai kesejahteraan yang berkelanjutan. Sebanyak 28 mustahik yang penghasilan utamanya sebagai pedagang makanan dengan lokasi di Bekasi, Jawa Barat, pada program tahun ini.

“ Dengan program ini, para mustahik mendapatkan bantuan modal usaha, pembaruan gerobak agar lebih menarik bagi pembeli, serta pelatihan-pelatihan mengenai mengolah makanan dengan higienis, mengatur keuangan dan sebagainya,” kata Direktur Utama BAZNAS, Arifin Purwakananta, dalam acara “ Zakat untuk Pemberdayaan Umat”, Kamis 29 April 2021.

Program ini juga digunakan untuk sarana sosialisasi bahwa zakat yang disalurkan nasabah BCA Syariah, akan digunakan untuk meningkatkan kesejahteraan para penerimanya.

“ Kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya zakat dalam membangun kemandirian ekonomi para mustahik,” kata dia.

1 dari 2 halaman

Himpun Rp1,6 Miliar, Bayar Zakat di BCA Syariah Bisa Autodebet

Dream – PT BCA Syariah membukukan penghimpunan zakat hingga Rp1,6 miliar pada Maret 2021. Perolehan yang diperoleh anak usaha PT Bank Central Asia Tbk ini melonjak 30,95 persen dibandingkan setahun yang lalu.

“ Tren ini diharapkan terus meningkat seiring dengan peningkatan literasi masyarakat tentang zakat dan kemudahan transaksi di era digital,” kata Direktur BCA Syariah, Pranata, di Jakarta, dalam acara “ Zakat untuk Pemberdayaan Umat”, Kamis 29 April 2021.

 

© Dream

 

Pranata mengatakan perusahaan turut menjalankan fungsi sosialnya dalam menghimpun dan menyalurkan dana sosial umat, yaitu zakat, infak, dan sedekah. BCA Syariah menggandeng 19 lembaga amil zakat (LAZ), termasuk Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

“ Dalam penyalurannya, khususnya penyaluran zakat, kami selalu berupaya menjaga amanah nasabah yang menitipkan zakatnya dengan bekerja sama dengan lembaga-lembaga yang terpercaya di antaranya BAZNAS,” kata dia.

2 dari 2 halaman

Sediakan Fitur Auto Debet untuk Bayar Zakat

BCA Syariah, lanjut Pranata, telah menyediakan rekening LAZ di daftar transfer di fitur mobile banking dan internet banking. Dengan begitu, nasabah bisa membayar zakat, infak, dan sedekah.

Untuk mempermudah nasabah membayar zakat, anak usaha PT Bank Central Asia Tbk ini menyediakan fitur auto debet zakat. Melalui fitur ini, 2,5 persen dari imbal hasil simpanan akan didebet otomatis untuk pembayaran zakat.

“ Dengan fitur autodebet, nasabah tak perlu khawatir berzakat melalui BCA Syariah,” kata dia.

Beri Komentar