Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Pernah Membuat Keputusan Penting Ketika Berada Di Bawah Tekanan, Sahabat Dream? (Foto: Shutterstock)
Dream – Dalam hidup kita selalu dihadapkan pada posisi harus membuat pilihan. Terkadang kondisi itu kadang tak mengenal situasi. Ada kalanya kamu harus membuat keputusan penting di saat sedang tertekan oleh banyak hal.
Tekanan bisa berasal dari waktu yang kurang, emosi, atau apa pun. Bagi sebagian orang, mengambil keputusan di bawah tekanan adalah hal yang paling sulit dilakukan.
Tanpa pemikiran yang objektif, kamu bisa membuat keputusan yang justru berakibat fatal. Tetapi jika dihadapkan pada kondisi tersebut, apa yang harus dilakukan?
Dikutip dari Lifehack, Selasa 10 Juli 2018, ada empat cara yang bisa dilakukan agar kita bisa mengambil keputusan yang baik ketika berada di bawah tekanan. Yang pertama, ketahuilah situasi. Pengetahuan adalah kekuatan.
Pemahaman yang lebih baik bisa membuatmu membuat keputusan yang apik. Langkah pertama yang harus dilakukan, analisis keadaan dan pelajari materi yang relevan sampai kamu akrab dengan kondisi tersebut.
Kedua, ketahui hasilnya. Setelah menganalisis kondisi, kamu harus membuat prediksi terbaik dan pikirkan dampaknya. Apa yang efek jangka pendek dan jangka panjang serta apa pula pengaruhnya terhadap orang lain.
Ketiga, konsultasi secara objektif. Bicarakanlah keputusan kamu dengan orang-orang yang bisa melihat kondisi secara objektif. Setidaknya kamu bisa berdiskusi dengan pakar. Para ahli bisa melihat situasi kamu dan tak ada ikatan emosional kepadamu. Mereka juga bisa memberikan saran terbaik. Carilah sebanyak-banyaknya informasi dan saran. Itu bisa membuatmu mempermudah mengambil keputusan.
Keempat, berkomitmen. Nah, ini yang paling sulit. Setelah membuat keputusan, tak jarang orang sulit menerapkannya. Pastikan setelah membuat keputusan, kamu membuat komitmen dan menerapkannya.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya