Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bekraf Dan Kapal Api Bersama-sama Mewujudkan Mimpi Generasi Muda. (Foto: Dream.co.id/Ferra Ferdiana)
Dream – Industri kreatif tak bisa lagi dipandang sebelah mata. Ketua Badan Ekonomi Kreatif (Bekra) Triawan Munaf menegaskan gelombang kebangkitan sociopreneurship saat ini semakin mengencang. Industri baru ini diyakini bakal mejadi solusi bagi perekonomian nasional.
“ Gelombang kebangkitan sociopreneurship menjadi tanda pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Triawan dalam acara “ Program dan Gerakan Sociopreneurship Muda” di Ocha & Bella Menteng Jakarta, Senin 14 Mei 2018.
Menurut Triawan, banyak pelaku industri kreatif muda dapat menjadi penggerak utama sociopreneurship dengan potensi dan pencapaian yang istimewa. Sayangnya, keberadaan mereka seringkali belum tersorot dan diwadahi secara baik.
Di sisi lain, lanjutnya, inovasi para pelaku indutri kreatif ini sangat menjanjikan dan bermanfaat bagi kehidupan sosial. Bahkan inisiatif mereka bisa menjadi pengembangan profesi di masa yang akan datang.
Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual dan Regulasi Bekraf, Ari Juliano Gema, menambahkan lembaganya akan akan membantu melindungi inovasi produk dan jasa yang diciptakan para pelaku sociopreneurship.
“ Kekayaan intelektual yang dimiliki oleh para pelaku ekonomi kreatif merupakan aset yang perlu dilindungi, sehingga kami disini menghimbau para pelaku wirausaha sosial agar memahami jenis hak kekayaan intelektual (HKI) yang tetap untuk melindungi produknya dan segera mendaftarkan HKi atas produknya agar terlindungi dan mendapatkan manfaat ekonomi yang optimal dari komersialisasi HKI tersebut,” kata Ari.
Keberadaan sociopreneurship rupanya juga diakui produsen Kapal Api, PT Santos Jaya Abadi. Bersama Berkaf, perusahaaan memperkenalkan program dan gerakan Sociopreneurship Muda dengan tagline “ Secangkir semangat #BuatNyataTujuanmu”.
“ Program ini selaras dengan nilai-nilai luhur Kapal Api yaitu, penghargaan terhadap semangat hidup,bangga dan setia pada solidaritas sosial,” ujar Direktur PT Santos Jaya Abadi, Paulus Immanuel Nugroho.
Paulus mengatakan Kapal Api menyediakan platform sebagai wadah pemuda Indonesia yang memiliki ide dan semangat kewirausahaan sosial, untuk menyalurkan aspirasinya dan mewujudkan tujuannya.
“ Program ini akan dilakukan dengan kegiatan mentoring sepanjang program, mulai dari peningkatan kapasitas pengetahuan dan keterampilan, hingga pembuatan prototype yang siap dipresentasikan di hadapan panelis juri,” kata Group Brand Manager Santos Jaya Abadi, Johnway Suwarsono.
Puncak program Secangkir semangat #BuatNyataTujuanmu akan berakhir pada Februari 2019. Pada bulan itu akan diumumkan peserta yang memiliki nilai kompetitif terbaik yang akan keluar menjadi pemenang.
Sekadar informasi, program ini akan berlangsung di enam kota besar yaitu, Jakarta, Bandung, Surabaya, Malang, Yogyakarta, dan Semarang. Kalau berminat, masyarakat bisa mendaftarkan konsep usaha sosial, baik individu maupun kelompok.
(Sah/Laporan: Ferra Ferdiana)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya