Ilustrasi (Shutterstock)
Dream – Kebutuhan hunian yang kini semakin tinggi berbarengan dengan meningkatnya jumlah kelahiran di Tanah Air. Dengan bertambahnya jumlah pendudukan, pasokan tempat tinggal tak bisa mengimbangi.
Masalah semakin pelik karena stok rumah yang ada tak dijual rumah. Tak semua orang sanggup membeli rumah-rumah itu.
Bahkan, ada anggapan generasi milenial yang kisarannya usianya 25 tahun-37 tahun tak bisa membeli rumah di Jakarta karena penghasilannya tak sebanding dengan harga rumah.
Benarkah?
![]()
Country General Rumah123.com, Ignatius Untung, membenarkan studi yang menyebut generasi milenial yang penghasilannya kurang dari Rp20 juta per bulan takkan sanggup membeli rumah.
“ Ya, memang kalau di Jakarta mungkin (tak bisa beli),” kata Untung di Jakarta, Rabu 20 Desember 2017.
Bahkan, kata dia, harga apartemen di bawah Rp400 juta juga sulit ditemukan di Jakarta.
Meski begitu, harapan untuk membeli rumah masih ada di wilayah Jabodetabek yang harganya masih di bawah Rp400 juta.
" Kalau di pinggiran Jakarta masih mungkin kok," kata dia.
Untung berpesan kepada generasi milenial untuk tidak takut membeli rumah. Nilainya sama saja dengan kos atau kontrak rumah.
“ Bedanya, kalau nyicil rumah itu, kan, nantinya untuk kita. Kalau sewa, tidak dapat apa-apa,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Sisik Ikan Masuk Gelas, Jalan Baru Ekonomi Sirkular

Dari Ring Tinju, Pekan Ini Manny Pacquiao Masuk Kabinet Filipina

Tumpukan Sampah Acara Ideafest 2026 Ternyata Diolah dengan Ekonomis

Ideafest 2026, Serunya Eksplorasi Ide di Rumah Indofood

Dari Rumah BUMN hingga Pameran, Cara UMKM Menembus Pasar Global


Masalah Keuangan Berkepanjangan Bisa Berkaitan dengan Penuaan Otak Lebih Cepat, Ini Penjelasannya

Pemeriksaan Kesehatan yang Penting untuk Perempuan Usia 20-an, 30-an, 40-an, dan 50-an


Tembus 21 Juta Views, 'Kasih Aba-Aba 2.0' Naykilla & Tenxi Jadi Tren TikTok Untuk Sambut Shopee 9.9


Dari Ring Tinju, Pekan Ini Manny Pacquiao Masuk Kabinet Filipina
