Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Ilustrasi
Dream - Bank Indonesia (BI) mengklaim peredaran uang palsu tahun ini lebih rendah dibandingkan tahun lalu. Salah satunya disebabkan adanya fasilitas penukaran uang di tempat umum, seperti yang telah dilakukan BI di Monas mulai tahun lalu.
Direktur Eksekutif Pengelolaan Uang BI Lambok A. Siahaan menyebutkan uang palsu yang beredar pada tahun 2013 sebanyak 11 lembar dari sejuta lembar uang dalam peredaran. Sementara, untuk tahun 2014, jumlah uang palsu adalah 4 lembar dari sejuta lembar uang di peredaran.
"Angka ini berdasarkan laporan bank bank dan kepolisian," ujar Lambok kepada Dream.co.id, Rabu, 9 Juli 2014.
Menurut Lambok, ada beberapa tindakan yang telah dilakukan BI guna mengurangi peradaran uang palsu tersebut. Salah satunya dengan pemberian fasilitas penukaran uang pecahan kecil di tempat-tempat umum saat Lebaran. Kegiatan ini sudah dilakukan sejak tahun lalu dan terbukti efektif.
"Dengan desain uang berikut fitur pengamanan, sosialisasi ciri-ciri keaslian rupiah, pelayanan kepada masyarakat antara lain dengan counter penukaran resmi seperti di Monas dan tempat lain, dan tindakan represif oleh aparat hukum, kita mencegah uang palsu. Dukungan media sangat perlu," paparnya.
Untuk itu, kegiatan penukaran uang tersebut kembali dilakukan pada tahun ini dengan menambah beberapa lokasi strategis di beberapa kota besar. Selain itu, guna mengurangi peredaran uang palsu, pihaknya juga akan terus menyosialisasikan peraturan penggunaan mata uang rupiah di wilayah Indonesia.
"Perlu disosialisasikan terus berdasarkan UU mata uang No. 7 tahun 2011, di wilayah NKRI, transaksi tunai dan non tunai wajib dengan rupiah," tandasnya. (Ism)
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?