BI Rate Ikut Naik, Indeks Syariah Masih Terus Menanjak

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 19 November 2014 09:24
BI Rate Ikut Naik, Indeks Syariah Masih Terus Menanjak
Di sesi pembukaan, IHSG kembali menanjak 12,26 poin (0,24%) ke level 5.114,73.

Dream - Bursa saham Indonesia bergerak fluktuatif di zona hijau. Tambahan sentimen domestik berupa kenaikan BI Rate tak menghalangi pelaku pasar untuk kembali berburu saham.

Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 19 November 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih melanjutkan penguatannya usai dibuka naik 11,68 poin (0,23%) ke level 5.114,15.

Di sesi pembukaan, IHSG kembali menanjak 12,26 poin (0,24%) ke level 5.114,73.

Di awal perdagangan ini, zona merah sepi dari emiten. Sebaliknya, BEI justru dipenuhi 28 emiten yang menguat dan 17 emiten lainnya stagnan.

Transaksi perdagangan mencapai 95.106 lembar saham senilai Rp 35,18 miliar. Pemodal asing masih melanjutkan aksi beli dengan nett buy sekitar Rp 7,39 miliar.

Seluruh sektor saham bergerak kompak di zona hijau dipimpin emiten barang konsumsi yang naik 0,4 persen diikuti pertanian 0,29 persen dan keuangan 0,24 persen.

Melanjutkan penguatan juga dialami dua indeks syariah di lantai bursa Indonesia. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dibuka menguat 0,33 poin (0,21%) ke level 164.14 di sesi pra pembukaan.

Kenaikan ini disokong 21 emiten yang bergerak di zona hijau. Pelaku pasar mentransaksikan tak kurang dari 61.306 saham senilai Rp 16,02 miliar.

Di sesi pembukaan, laju ISSI terus nyaman di zona hijau. ISSI naik 0,35 poin (0,22%) ke level 164,16

Sementara itu, Jakarta Islamic Index (JII) dibuka menguat 1,87 poin (0,28%) ke level 677,63 di sesi pra pembukaan. JII kembali naik 1,94 poin (0,29%) di sesi pembukaan.

Sebagai informasi, kondisi bursa saham di kawasan regional bergerak variatif. Indeks saham utama Asia seperti Hang Seng dan Shanghai memulai perdagangan di zona hijau. Namun kini kedua indeks ini telah terpangkas 0,09 persen dan 0,13 persen.

Sementara Nikkei Jepang dan Strait Times masih terus menguat sejak sesi pembukaan. Nikkei telah menguat 0,22 persen dan Strait Times naik 0,46 persen.

Keputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan BI rate menjadi 7,75 persen tampaknya belum berdampak signifikan. Kurs rupiah pagi ini justru dibuka melemah ke 12.125 per dolar AS.

Kurs rupiah saat ini hanya menguat 7 poin (0,06%) ke lebel 12.118 per dolar AS.

Beri Komentar