Presiden Joko Widodo Menyinggung Thanos Di Pidatonya. (Foto: Akun Instagram @jokowi)
Dream – Ada yang berbeda di pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) kali ini. Jokowi menyebut karakter Thanos. Yup, Thanos tokoh antagonis dalam film `Avenger: Infiinity War` itu disebut Jokowi saat pidato “ World Economic Forum on ASEAN” di National Convention Center, Hanoi, Vietnam.
Dikutip dari akun Instagram @jokowi, Kamis 14 September 2018, Jokowi menggambarkan situasi perekonomian dunia saat ini bagaikan film Marvel Comics, yaitu Avenger: Infinity War. Disebutkan bahwa saat ini terjadi “ perang tak terbatas”.
“ Sosok bernama Thanos mengancam memusnahkan setengah populasi bumi, karena dia percaya sumber daya planet bumi terbatas. Akan tetapi, ternyata Thanos keliru,” tulis Jokowi.
Dia menyebut Thanos keliru. Kenyataannya sebaliknya, sumber daya untuk manusia tidak terbatas.
Misalnya, ada perkembangan teknologi yang telah menghasilkan peningkatan efisiensi dan memberikan kemampuan untuk memperbanyak jumlah sumber daya alam.
Jokowi mengatakan perekonomian saat ini lebih ringan, baik secara berat dan fisik. Dalam 12 tahun terakhir, total berat dan volume televisi, kamera, pemutar musik, buku, surat kabar, dan majalah kini tergantikan oleh ponsel pintar dan tablet.
Ada juga pembangkit listrik berbahan bakar batubara yang mulai digantikan dengan panel surya yang tipis dan ringan.
“ Sudah saatnya peningkatan ekonomi didorong bukan lagi dari sumber daya alam, melainkan sumber daya manusia yang tidak terbatas,” kata dia.
(ism)
Dream - Presiden Joko Widodo menjadi saksi ekspansi aplikasi transportasi anak bangsa, Go-Jek ke Vietnam. Ini ditandai dengan hadirnya Jokowi di peluncuran Go-Viet di Melia Hotel Hanoi pada Rabu 12 Agustus 2018.
Go-Viet merupakan aplikasi transportasi berafiliasi dengan Go-Jek. Aplikasi ini dikembangkan khusus untuk pengguna di Vietnam.
" Go-Viet bertujuan bukan saja untuk memudahkan pengguna di Vietnam, tapi juga meningkatkan kesejahteraan para mitra," ujar CEO Go-Jek, Nadiem Makarim, dikutip dari setkab.go.id, Kamis 12 September 2018.
Jokowi mengapresiasi kerja sama Go-Jek dengan mitra lokal Vietnam. Dia menyampaikan ucapan selamat atas capaian yang diraih Go-Jek.
" Saya ingin mengucapkan selamat atas suksesnya Go-Jek kerja sama dengan Vietnam menjadi Go-Viet," kata Jokowi.
Selanjutnya, Jokowi menegaskan pemerintah terus mendukung perkembangan teknologi yang berasal dari dalam negeri. Terutama beragam teknologi itu bisa disebar ke berbagai negara.
" Sudah masuk ke sini (Vietnam) artinya teknologi dari anak-anak bangsa diterima masuk untuk negara-negara lain," ucap Jokowi.
Jokowi hadir di sela kunjungan kenegaraan ke Vietnam sekaligus penyelenggaraan World Economic Forum on ASEAN, Hadir di peluncuran Go-Viet Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, CEO Go-Jek Nadiem Makarim, dan CEO Go-Viet Nguyen Vu Duc. (ism)
Dream - Presiden Joko Widodo tampil memikat saat memberikan kuliah umum di hadapan ratusan mahasiswa Hankuk University of Foreign Studies (HUFS) di Seoul, Korea Selatan, Selasa 11 September 2018.
Di awal pidatonya, Jokowi menyatakan sudah banyak pembicara besar yang juga pernah menyampaikan kuliah umum di universitas tersebut.
" Saya tahu sudah banyak pembicara yang sangat terhormat hadir di HUFS ini. Ada Presiden Barack Obama, ada Presiden Gorbachev, ada Sekjen PBB Ban Ki-moon. Pernah berbicara di sini, memberikan sambutan di Hankuk University," kata Presiden Jokowi seperti dilansir dream dari setkab.go.id.
Lihat postingan ini di InstagramSebuah kiriman dibagikan oleh Joko Widodo (@jokowi) pada
Suasana aula universitas tersebut semakin riuh tatkala Jokowi berusaha membandingkan kehadirannya dengan para pemimpin dunia tersebut. Sambil berkelakar, Jokowi mengaku punya kelebihan yang tak dimiliki para tamu khusus universitas tersebut.
" Tetapi dari mereka, tidak ada yang pernah meloncat di atas mobil dengan mengendarai sepeda motor," Lanjut Presiden Jokowi yang disambut gemuruh tepuk tangan para mahasiswa
Aksi yang dimaksud Jokowi adalah aksinya saat pembukaan Asian Games XVIII di Jakarta, 18 Agustus 2018 lalu.