Bolos Kerja 10 Tahun, PNS Ini Tetap Digaji

Reporter : Ahmad Baiquni
Jumat, 11 November 2016 13:28
Bolos Kerja 10 Tahun, PNS Ini Tetap Digaji
Mereka marah gajinya dibekukan, menyusul kebijakan pemerintah memerangi bolos kerja.

Dream - Seorang PNS di Kuwait tetap mendapat gaji rutin selama lebih dari 10 tahun. Pemerintah menghentikan pembayaran gajinya setelah mendapat temuan, PNS itu ternyata membolos lebih dari 10 tahun.

Dia adalah satu dari 900 PNS yang gajinya ditahan. Pemerintah Kuwait kini tengah menggalakkan kampanye memerangi bolos kerja dan kegagalpatuhan pada aturan dan regulasi.

PNS tersebut kini marah lantaran gajinya tidak dibayar, ujar harian Kuwait Al Rai. Pada kasus lain, seorang PNS menghabiskan waktu 18 bulan berlibur ke luar negeri.

Dia sama sekali tidak memberikan alasan maupun catatan mengapa dia bolos kerja. Ketika ditanya alasannya mengapa dia bolos, dia mengatakan atasannya tidak pernah bertanya selama satu setengah tahun PNS itu tidak masuk kerja.

 

1 dari 3 halaman

Tak Berkomitmen Dalam Bekerja

Tak Berkomitmen Dalam Bekerja © Dream

Menurut sumber tidak disebut namanya, para PNS yang gajinya dibekukan karena bolos berusaha membuat alasan. Tetapi, pemerintah Kuwait tetap menunjukkan komitmen memerangi fenomena yang mengganggu pelayanan publik.

" Ada sejumlah PNS yang tidak punya komitmen apapun terhadap kehadiran atau memberikan alasan atas upaya mereka bolos kerja berkepanjangan," ujar sumber itu, dikutip dari Gulf News.

Pada Juli tahun lalu, sekitar 30.000 PNS mengajukan libur tiga hari dengan alasan sakit sepanjang liburan resmi Idul Fitri.

" Para karyawan dari pelbagai kementerian dan lembaga pemerintah telah melampirkan surat keterangan sakit dari rumah sakit pemerintah maupun swasta sehingga mereka tidak perlu beralasan tidak masuk kerja selama Selasa, Rabu, dan Kamis," ujar sumberdi Komisi Pelayanan Publik (CSC).

 

2 dari 3 halaman

Sakit, Alasan Agar Libur Lebih Lama

Sakit, Alasan Agar Libur Lebih Lama © Dream

Surat keterangan sakit menambah jatah liburan Idul Fitri yang tahun lalu jatuh pada Jumat, sehingga libur mereka menjadi lima hari, termasuk akhir pekan. Tetapi, CSC lantas melakukan penyelidikan untuk membuktikan keaslian surat tersebut.

Sebuah laporan resmi yang diluncurkan pada 2011 terdengar seperti alarm, yang mengingatkan angka bolos kerja PNS di Kuwait sudah sangat mengkhawatirkan. Hanya setengah dari seluruh jumlah PNS yang bekerja.

Laporan Tahunan Cuti Kuwait periode Januari hingga Maret 2011 mencatatkan setengah dari total PNS tidak bekerja dengan pelbagai alasan. Akibatnya, negara mengalami pemborosan anggaran sebesar 10,5 juta dinar Kuwait, setara Rp454 miliar.

 

3 dari 3 halaman

Sekolah Terkena Imbas

Sekolah Terkena Imbas © Dream

Tingkat absensi PNS ini ternyata berpengaruh ke sekolah-sekolah dan sejumlah lembaga pendidikan. Hal ini mendorong pemerintah membuat kebijakan menggunakan daftar hadir para siswa sebagai pertimbangan pemberian nilai.

Dengan keputusan itu, para pelajar yang membolos tanpa alasan pasti akan dikenai hukuman berupa pengurangan nilai. Keputusan ini diambil setelah munculnya kecenderungan siswa membolos di menjelang atau beberapa hari setelah masa liburan berakhir, untuk memperpanjang waktu libur mereka.

(Ism, Sumber: gulfnews.com)

Beri Komentar