BSM Buka Loket Penawaran Riyal bagi Jamaah Haji Indonesia

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Minggu, 28 Agustus 2016 10:46
BSM Buka Loket Penawaran Riyal bagi Jamaah Haji Indonesia
Dengan ini, nasabah bisa mudah mendapatkan riyal untuk kebutuhan haji.

Dream – Bank Syariah Mandiri (BSM) membuka loket penawaran uang bagi jamaah haji. Kehadiran loket ini diharapkan bisa mempermudah kebutuhan nasabah terkait valuta asing menjelang keberangkatan haji ke Tanah Suci.

Dilansir dari keterangan tertulis yang diterima Dream,  Minggu 28 Agustus 2016, loket penukaran uang ini ada di enam embarkasi haji di Jakarta, Solo, Medan, Batam, Makassar, dan Aceh. Khusus loket penukaran di embarkasi, BSM menyediakan banknotes SAR dengan pecahan, 1, 5, 10, dan 50.

“ Untuk kebutuhan musim haji tahun ini, BSM menyediakan lebih dari 17 juta riyal, sementara penjualan riyal telah mencapai 12,4 juta riyal,” kata Direktur Wholesale Banking BSM, Kusman Yandi, di Jakarta.

Kusman mengatakan penjualan riyal tahun ini meningkat empat kali lipat dibanding penjualan SAR pada musim haji tahun sebelumnya. Per 24 Agustus 2016, riyal sudah terjual 12,4 juta riyal, sementara Agustus 2015 sebanyak 2,31 juta riyal.

“ Alhamdullilah, pertumbuhan penjualan riyal naik 400 persen dan besar kemungkinannya akan terus

Selain loket penukaran uang di embarkasi, hampir seluruh outlet BSM di Indonesia dapat melayani penukaran banknotes USD dan SAR, khusus untuk outlet Money Changer  KC Thamrin Jakarta  menyediakan mata uang dolar AS, dolar Singapura, EURO, dolar Australia, dan yen.

BSM juga memberikan kesempatan kepada travel haji dan umroh untuk menjadi counterpart penyedia banknotes Riyal untuk jemaah haji dan umrah. Tidak heran saat ini BSM mulai dikenal pasar sebagai bank penyedia Riyal dengan outlet terbanyak dan terlengkap dalam penyediaan pecahan mulai dari 1-500 riyal.

“ Melalui jaringan outlet yang tersebar di Indonesia dan pertumbuhan penjualan valas yang sangat positif, kami optimis dapat mencapai target fee based income dari transaksi valas sebesar Rp29,28 miliar,” kata dia.

Beri Komentar