BSM Beri Fasilitas Pembiayaan Rp1 T kepada Muhammadiyah

Reporter : Syahid Latif
Senin, 8 Agustus 2016 10:29
BSM Beri Fasilitas Pembiayaan Rp1 T kepada Muhammadiyah
Kerja sama ini memperkuat kerja sama yang telah ada.

Dream - PT Bank Syariah Mandiri (BSM) bekerja sama dengan PP Muhammadiyah untuk penggunaan jasa dan produk perbankan berdasarkan prinsip perbankan. Dalam kerja sama ini, anak usaha PT Bank Mandiri Tbk itu juga menyediakan fasilitas pembiayaan hingga Rp1 triliun.

Dikutip dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Senin 8 Agustus 2016, nota kesepahaman ini ditandatangani oleh Direktur Utama BSM, Agus Sudiarto, dan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir.

Kedua pihak sepaat menjalin kerja sama mencakup layanan cash management berupa solusi pengelolaan likuiditas (liquidity solution), solusi penerimaan/tagihan (receivable solution), solusi pembayaran/pengeluaran (payable solution), pemanfaatan produk dana seperti tabungan mudharabah institusi, giro wadiah institusi dan deposito, pemanfaatan produk pembiayan, sampaai dengan pembukaan loket Payment Point Online Bank (PPOB).

Agus mengatakan kerja sama ini memperkuat kerja sama BSM dan Muhammadiyah yang sudah ada sebelumnya.

" Kami telah lama bermitra dengan PP Muhammadiyah dan kini diperkuat lagi dengan perjanjian line facility serta layanan lainnya," kata dia.

Agus mengatakan PP Muhammadiyah memiliki puluhan ribu unit Amal Usaha Muhammadiyah yang bisa diklasifikasi dalam lima golongan besar, yaitu Pendidikan, Kesehatan, Sosial, Dakwah dan Ekonomi. Setiap Amal Usaha Muhammadiyah memiliki pengelolaan keuangan tersendiri. Dikatakan bahwa hingga Juni 2016, ada 50 Amal Usaha Muhammadiyah yang bekerja sama dengan bank syariah ini.

" Potensi bisnis dari Amal Usaha, Muhammadiyah cukup besar. Alhamdulillah mereka mempercayakan pengelolaan keuangannya kepada bank syariah," kata dia.

Agus mengatakan untuk tahap awal, BSM membidik kerja sama di bidang pendidikan tingkat SMP, SMA, dan Pendidikan Tinggi sederajat dan Jasa Kesehatan yang berada di Jawa Tengah, Bengkulu, Palangkaraya, Pontianak, Maluku dan wilayah-wilayah lain di Indonesia.

" Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, kami mempunyai concern yang sama yaitu ingin memberdayakan perekonomian bangsa Indonesia, terutama melalui pengelolaan keuangan yang syariah dan berkah," kata dia. (Sah)

Beri Komentar