BSM Incar 10 Persen Transaksi Mobile Banking dari Induk

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 15 Juni 2016 16:44
BSM Incar 10 Persen Transaksi Mobile Banking dari Induk
Integrasi jaringan BSM dengan Bank Mandiri ini diharapkan selesai tahun depan.

Dream - Bank Syariah Mandiri (BSM) akan mengintegrasikan jaringan mobile banking-nya dengan induk usaha, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Bank syariah ini membidik angka 10 persen dari transaksi induk dengan integrasi jaringan ini.

" Kami connect-in core induk dengan core kami," kata Direktur IT and Operation Bank Syariah Mandiri, Fahmi Ridho, saat berbuka puasa bersama di Jakarta, Selasa 14 Juni 2016.

Tujuannya, kata Fahmi, adalah konsumen bisa mendapatkan fitur yang sama dengan fitur Bank Mandiri. Rencananya, tahun depan integrasi jaringan tersebut sudah rampung.

" Kami menargetkan tahun 2017 sudah selesai, sudah live," kata dia.

Fahmi mengatakan bank syariah ini ingin memperbesar jumlah transaksi nasabah lewat mobile banking. Bank Mandiri membukukan jumlah transaksi sebanyak 26 juta per bulan.

" Kami ingin mengambil 10 persen dari induk (atau 2,6 juta transaksi sebulan)," kata dia.

Saat ini, Fahmi mengatakan, Bank Syariah Mandiri mencatat ada 600 ribu transaksi perbankan lewat mobile banking yang dilakukan oleh 243 ribu user per bulannya. Sementara itu, angka pendapatan berbasis biaya (fee based income) yang dicatat bank syariah ini sebesar Rp3 miliar per bulan sampai Mei 2016.

" Ini transaksi syariah. Trennya naik karena lebih banyak nasabah kami yang lari ke mobile banking," kata dia.

Beri Komentar
Menu Berbuka Puasa Sehat dan Anti Ribet Ala Chef Deny Gumilang