Bursa Syariah Tutup Awal Pekan di Zona Hijau

Reporter : Syahid Latif
Senin, 25 Januari 2016 16:26
Bursa Syariah Tutup Awal Pekan di Zona Hijau
Setelah 8 hari berturut-turut menggelar aksi jual, investor asing akhirnya kembali memborong saham di lantai bursa.

Dream - Membanjirnya aksi beli investor asing di awal pekan mendorong bursa syariah menguat signifikan. Seluruh indeks sektoral juga ditutup dilanda penguatan.

Sentimen aksi beli asing ini semakin diperkuat dengan kondisi regional yang relatif aman. Fluktuatif harga minyak mentah dunia memang sempat membuat cemas pelaku pasar.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 25 Januari 2016, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 0,914 poin (0,65%) ke level 141,628. Level penutupan ini sedikit lebih rendah dari sesi pembukaan seiring munculnya aksi jual investor.

Penutupan positif juga dibukukan indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang menguat 4,733 poin (0,80%) ke level 595,407.

Kedua indeks acuan saham syariah ini cukup nyaman bergerak di zona hijau. ISSI bahkan sempat menembus level tertinggi di 142,337.

Meski menguat, transaksi perdagangan saham syariah relatif berjalan normal. Hanya ada transaksi senilai Rp 2,82 triliun dengan 24,86 miliar.

Aksi beli mendorong 102 saham syariah menutup awal pekan di zona positif. Sisanya, 69 emiten ISSI turun melemah dan 52 lainnya bertahan stagnan.

Lebih dari separuh penghuni indeks JII juga ditutup menguat. Walaupun 10 lainnya masih tertekan aksi jual.

Investor awal pekan ini tampaknya berburu saham-saham disektor industri aneka yang memimpin penguatan hingga 3,13 persen. Disusul barang konsumsi 1,31 persen dan keuangan 1,14 persen.

Emiten pencetak kenaikan harga tertinggi (top gainer) kali ini dihuni UNTR yang naik Rp 600. Diikuti INTP Rp 525, ITMG Rp 300, AALI Rp 250, dan ASII Rp 225 per saham.

Sebaliknya, top losser indeks JII diisi emiten ICBP yang terkoreksi Rp 350, LPPF Rp 300, INDF Rp 100, SILO Rp 75, dan SMGR Rp 50 per saham.

Dengan dana mengalir ke lantai bursa hingga Rp 4,4 triliun, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga ditutup signifikan. IHSG nai 49,044 poin (1,10%) ke level 4.505,788.

Dana asing awal pekan ini berperan cukup vital dalam mengangkat bursa saham Indonesia. Setelah 8 hari melakukan aksi jual, awal pekan ini asing justru membukukan nett buy hingga Rp 370 miliar.

Sementara di pasar keuangan, kurs rupiah tak bisa lepas dari tekanan. Sempat menguat, rupiah sore ini turun tipis 4 poin (0,03%) ke level 13.849 per dolar AS.

Beri Komentar