Era Baru Asuransi di Indonesia

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 22 Desember 2020 17:13
Era Baru Asuransi di Indonesia
Penetrasi asuransi yang masih kecil di Indonesia menjadi peluang yang besar.

Dream – Induk PT Visionet Internasional (OVO), PT Bumi Cakrawala Perkasa (BCP), mempercepat digitalisasi asuransi di Indonesia. BCP menggandeng anak usaha ZhongAn Online P&C Insurance Co., Ltd., ZA Tech, untuk membuat joint venture platform teknologi asuransi (insurtech) di Indonesia.

Dikutip dari keterangan tertulis BCP, Selasa 22 Desember 2020, kerja sama ini juga bertujuan untuk meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia, terutama asuransi. Disebutkan bahwa angka penetrasi asuransi di Indonesia masih rendah, yaitu 1,7 persen dari 265 juta orang Indonesia yang saat ini dilindungi oleh asuransi swasta.

Di sisi lain, Indonesia juga merupakan pasar dengan pertumbuhan tercepat di ASEAN, dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat rata-rata di atas 5 persen dalam tiga tahun terakhir.

“ Melalui kemitraan ini, kami percaya bisa dapat bersama-sama mendorong transformasi digital di Indonesia untuk perusahaan asuransi, sehingga mempercepat adopsi asuransi di Indonesia,” kata Presiden Direktur BCP, Jason Thompson, di Jakarta.

1 dari 1 halaman

Jadi Katalis Pasar Asuransi di Indonesia

Thompson mengharapkan kolaborasi ini bisa menjadi katalis bagi pasar asuransi di Indonesia. Dengan memanfaatkan insurtech, perusahaan asuransi akan lebih mudah untuk mendigitalisasi produk mereka, dimana proses back-end yang manual dapat diotomatisasi dan hitungan premi yang rumit menjadi jauh lebih sederhana.

Hal ini memungkinkan perusahaan asuransi untuk dapat menawarkan produk asuransi digital dengan lebih cepat dan lebih terjangkau. Pada akhirnya, kerja sama itu dapat mengakselerasi transformasi digital industri asuransi di Indonesia.

“ Dengan hadirnya insurtech, konsumen akan mendapatkan keuntungan dengan dapat mengakses berbagai produk asuransi inovatif dalam berbagai kategori dengan premi yang beragam,” kata dia.

CEO ZA Tech, Bill Song, juga optimistis kolaborasi itu bisa menggenjot percepatan transformasi digital untuk industri di Indonesia. Song mengatakan rendahnya kesadaran akan manfaat dan peran asuransi sebagai alat perlindungan, tabungan dan manajemen aset di Indonesia adalah suatu tantangan yang ingin kami tangani. Pandemi saat ini semakin menyoroti pentingnya asuransi untuk menjaga kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

“ Kami yakin bahwa kerja sama dengan BCP ini akan mempercepat adopsi asuransi digital dan memungkinkan akses yang mudah serta aman ke layanan asuransi digital bagi masyarakat Indonesia,” kata dia.

Beri Komentar