Program Hadir di Bandung, Tukar Kemasan P&G Bisa Dapat Voucher Belanja Super Indo

Reporter : Ferdike Yunuri Nadya
Jumat, 4 Maret 2022 14:45
Program Hadir di Bandung, Tukar Kemasan P&G Bisa Dapat Voucher Belanja Super Indo
Jangan asal buang sampahmu ya, Sahabat Dream

Dream - Setiap harinya manusia mengonsumsi makanan dan minuman yang dikemas rapi dengan plastik agar terjaga kebersihannya. Setelah menikmati makanan dan minuman tersebut, kemasan plastik dibuang ke tempat sampah.

Banyak orang yang mengira, perjalanan sampah plastik ini sudah berakhir ketika masuk tempat pembuangan. Namun nyatanya, penjalanan sampah-sampah plastik ini sangatlah panjang. Bahkan hingga ratusan tahun agar terurai.

Pengelolaan sampah di Indonesia faktanya juga belum berjalan dan masih menjadi problematik. Di Bandung saja, setiap hari jumlah timbunan sampah mencapai 1.600 ton per hari berdasarkan Data dari Dinas Lingkungan Hidup Kota Bandung.

Shutterstock© Shutterstock

“ Masalah sampah di Indonesia merupakan tantangan yang cukup besar bukan hanya bagi pemerintah namun juga bagi seluruh elemen yang harus ditangani mulai dari hulu sampai ke hilir. Untuk mengatasi permasalahan ini, perlu adanya kolaborasi yang baik antara Pemerintah, pelaku usaha dan juga masyarakat," jelas Direktur Pengurangan Sampah, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Sinta Saptarina Soemiarno pada konferensi virtual Conscious City Bandung pada Rabu, 2 Maret 2022.

1 dari 4 halaman

Sampah Akan Menggunung Jika Dibiarkan

Jika masyarakat tidak bekerja sama mencari solusi dari masalah timbunan sampah ini, maka komposisi sampah plastik akan akan terus bertambah dan menggunung. Tentu hal ini sangat mencemari lingkungan dan ekosistem yang nantinya akan membahayakan kehidupan manusia di masa mendatang.

" Sampah tidak boleh dilihat sebagai sumber pencemaran lingkungan yang harus dibuang begitu saja ke tempat pembuangan sampah, karena hal tersebut dapat menyebabkan masalah pencemaran lainnya," jelas General Manager of Corporate Affairs & Sustainability Super Indo, Yuvlinda Susanta pada kesempatan yang sama.

Sebagai manusia, memang sudah tugas kita menjaga kelestarian alam dengan segala keseimbangan tatanannya. Langkah kecil harus dimulai untuk alam agar lebih baik di masa depan.

 

2 dari 4 halaman

Minimalisir Sampah Plastik dan Lakukan 3R

Sebenarnya, masalah sampah plastik ini bisa teratasi jika masyarakat sadar untuk meminimalisir penggunaan plastik.

Hal-hal kecil dapat dilakukan bersama untuk mengurangi sampah plastik, seperti membawa tumbler sendiri saat membeli kopi, membawa tas saat berbelanja dan menghindari penggunaan plastik.

Selain itu pengelolaan sampah pun harus menjadi kesadaran masyarakat.

“ Hari Peduli Sampah Nasional diperingati untuk mengingatkan kita bahwa setiap orang memiliki peran dalam menjaga lingkungan dengan mengelola sampah melalui langkah-langkah sederhana yaitu Reduce, Reuse, Recycle (3R)," jelas President Director, Super Indo, Jihan Boeijenga pada kesempatan yang sama.

 

3 dari 4 halaman

Ajak Masyarakat Ubah Perilaku

“ Kesadaran untuk menanggulangi persoalan sampah dari hal-hal mendasar harus kita tumbuhkan secara terus menerus, konsisten, konsekuen dan masif," jelas Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Bandung, Dudy Prayudi pada kesempatan yang sama.

Sadar akan hal ini, Super Indo dan P&G mengajak masyarakat Bandung untuk mengelola sampah lewat program “ Conscious City Bandung”. Aksi kolaborasi ini bertujuan untuk mengajak pelanggan dan konsumen agar lebih sadar dan ikut berkontribusi dalam pengurangan sampah kemasan plastik ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA), khususnya sampah kemasan plastik di kota Bandung melalui pemilahan dan daur ulang sampah kemasan.

Ferdike Yunuri Nadya/ Dream© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream

“ Program Conscious City Bandung, kolaborasi P&G Indonesia bersama Super Indo bertujuan untuk melestarikan lingkungan dengan mencegah sampah plastik dari produk P&G dan Super Indo berakhir di TPA. Hal ini, merupakan bukti komitmen kami dalam upaya perusahaan untuk lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan," jelas Senior Sales Director and Sustainability Leader P&G Indonesia, Asrini Suhita pada kesempatan yang sama.

Program Conscious City Bandung ini merupakan salah satu inovasi dan solusi terbaru dalam menangani sampah dengan melibatkan masyarakat juga meningkatkan kesadaran masyarakat.

4 dari 4 halaman

Tukar Sampah dengan Voucher

" Kerja sama ini adalah langkah nyata untuk memperluas cakupan program Conscious City sehingga dapat mengajak semakin banyak masyarakat untuk memilah sampah di rumah, menyetorkan sampah kepada Pelestari/Pemulung dengan menggunakan aplikasi digital, agar sampah dapat didaur ulang dan menciptakan ekonomi sirkular,” jelas President Director P&G Indonesia, LV Vaidyanathan pada kesempatan yang sama.

Aksi kolaborasi Super Indo bersama P&G Indonesia telah berjalan sejak tahun lalu. Diawali dengan program Conscious Living di wilayah Jakarta dan Tangerang untuk pelanggan dan konsumen Super Indo serta P&G Indonesia.

Pada program Conscious City Bandung tahun ini, adapun jenis sampah yang dapat dikumpulkan mencakup beberapa jenis kemasan plastik produk Super Indo 365 dan ratusan produk P&G Indonesia (Shampoo Pantene, Head & Shoulders, Rejoice, Herbal Essences, dan Pewangi Pakaian Downy).

Program Conscious City Bandung akan berjalan dari tanggal 7 Maret hingga 31 Desember 2022. Masyarakat yang sudah mengikuti program ini dan telah memenuhi syarat, dapat menukarkan voucher belanja Super Indo di gerai Super Indo Antapani, Super Indo Dago, Super Indo Muhammad Ramdan, Super Indo Rajawali, Super Indo Ujung Berung dan Super Indo Metro.

Beri Komentar