Cara Wapres JK Taklukkan Keraguan Investor Inggris

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 15 Mei 2015 19:22
Cara Wapres JK Taklukkan Keraguan Investor Inggris
Dalam jamuan makan siang, JK ditanya pengusaha London soal Papua. Apa jawabnya?

Dream - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menjawab keraguan 200 pengusaha Inggris yang tergabung dalam Asia House London. Berjanji menjadikan Papua sebagai perhatian, JK sukses menarik peminat investasi dari pebisnis di ibukota Inggris tersebut.

Dalam sebuah jamuan santap siang yang dipandu Michael Lawrence, Chief Executive Asia House, JK harus meladeni salah satu pertanyaan yang muncul tentang Papua.

Didampingi Dubes RI untuk London T.M. Hamzah Thayeb, JK menjawab jika sistem otonomi prorakyat di Papua berjalan sangat baik. Dalam pelaksanaan otonomi tersebut, para pendatang tidak dimungkinkan menjabat sebagai gubernur Papua.

" Tetapi warga Papua secara politis dan aturan dimungkinkan menjabat gubernur di seluruh wilayah Indonesia," kata JK dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 15 Mei 2015.

Untuk meyakinkan para pengusaha Inggris, JK bahkan mengungkapkan janji Presiden Jokowi yang akan rutin mengunjungi Papua sekali dalam tiga bulan.

Bahkan pada kunjungannya yang terakhir pekan lalu, Presiden Jokowi mengumumkan untuk membebaskan para jurnalis asing untuk melakukan liputan di Papua. Selain masalah HAM dan penegakan hukum,

Di depan Wapres, para pengusaha London menyampaikan ketertarikannya untuk terus berinvestasi di Indonesia. Umumnya mengakui jika Indonesia masih sangat atraktif sebagai tujuan investasi.

Sementara JK menyampaikan jika Indonesia telah memiliki rencana pengembangan infrastruktur di Indonesa seperti jalan tol, jembatan, pelabuhan, bandara, serta prasarana kereta api.

JK juga menginformasikan bahwa kini di Indonesia sedang digalakkan proyek pembangunan listrik 35 ribu MW dalam tempo 5 tahun atau 7 MW/ tahun. Proyek ini ditaksir akan menelan total investasi hingga sekitar 500 triliun rupiah.

Beri Komentar