Citilink Pindah ke Terminal 2 Bandara Soetta Mulai Hari Ini

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 15 Agustus 2019 10:48
Citilink Pindah ke Terminal 2 Bandara Soetta Mulai Hari Ini
Pemindahan dilakukan karena sedang ada revitalisasi di terminal yang sebelumnya dipakai Citilink

Dream - Para penumpang setia maskapai penerbangan berbiaya murah (LCC), Citilink, sebaiknya mulai perhatikan terminal yang akan dipakai. Mulai hari ini, terminal Citilink sementara pindah ke Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta.

Pemindahan operasional Citilink ke Terminal 2 Domestik Bandara Soekarno-Hatta itu dilakukan karena adanya revitalisasi Terminal 1C Bandara di Cengkareng, Tangerang tersebut.

Pelaksana Harian Senior Vice President Corporate Secretary PT Angkasa Pura II (Persero), Achmad Rifai dalam keterangan tertulisnya mengutip Merdeka.com, mengatakan proses keberangkatan dan kedatangan penumpang Citilink seluruhnya dilakukan melalui terminal baru tersebut.

" Persiapan dan sosialisasi sudah dilakukan, termasuk oleh Citilink. Kami yakin perpindahan dapat berjalan dengan lancar dan tidak mengganggu operasional penerbangan," jelas Rifai.

Dia juga mengimbau agar penumpang tiba lebih awal di Bandara agar dapat memproses penerbangan dengan lancar.

 

1 dari 4 halaman

Ini Revitalisasi yang Sedang Dilakukan APII

Saat ini Citilink mencatat jumlah penumpang di Bandara terbesar di Indonesia itu mencapai 5,91 juta orang pada 2018. Sementara untuk rute internasional mencapai 91.478 penumpang.

Anak usaha PT Garuda Indonesia Tbk itu memiliki rute perbangan internasional dan domestik sebanyak 40.820 pada tahun lalu.

Penumpang juga tak perlu repot menuju terminal yang dituju karena pengelola Bandara Soekarno-Hatta telah mengoperasikan Skytrain yang menghubungkan Terminal 1, 2 dan 3.

Untuk diketahui, pengelola Bandara Soetta memang tengah merevitalisasi sejumlah terminal yang dilakukan mulai hari ini.

Tahap pertama, revitalisasi dilakukan di Terminal 1C, kemudian Terminal 1B dan 1A. " Revitalisasi yang dilakukan untuk menambah kapasitas Terminal 1 dari saat ini 9 juta penumpang menjadi 18 juta penumpang per tahun. Selain itu, revitalisasi juga dilakukan agar terminal dapat lebih nyaman dengan dilengkapi berbagai layanan digital," jelas Achmad Rifai.

Beberapa layanan berbasis digital yang ada di Terminal 1 nantinya adalah smart baggage, lalu iMATE Lounge (i-Millennial Airport Travel Experience Lounge), Game Station, Digital Wayfinding, self check-in kioks, dan lain sebagainya.

2 dari 4 halaman

Citilink Tunda Penerapan Bagasi Berbayar

Dream – Komisi V DPR RI meminta penundaan penerapan bagasi berbayar PT Citilink Indonesia. Menindaklanjuti permintaan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhubud) langsung berkoordinasi dengan manajemen Citilink.

Dikutip dari Liputan6.com, Kamis 31 Januari 2019, manajemen anak usaha PT Garuda Indonesia ini sepakat menunda penerapan bagasi berbayar sampai waktu yang belum ditentukan.

Dalam rapat kerja tersebut, Dirjen Perhubungan Udara, Polana B Pramesti, juga mengatakan sedang melakukan evaluasi dan penilaian penerapan ketentuan bagasi berbayar.

Sekadar informasi, aturan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan No. PM 185 tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Penumpang Kelas Ekonomi Angkutan Udara Niaga Dalam Negeri.

" Kami akan lakukan kajian atau evaluasi terhadap semua aturan mulai dari PM 14 tahun 2016 sampai PM 185 tahun 2015," kata Polana di Jakarta.

Dia mengatakan, pengkajian ulang ini bertujuan agar terjadi keseimbangan dan tak memberatkan masyarakat. Kajian ini juga bertujuan untuk menjaga keberlangsungan maskapai penerbangan.

(Sumber: Liputan6.com/Ilyas Istianur Praditya)

3 dari 4 halaman

Awaknya Akan Diberlakukan 8 Februari

Dream – PT Citilink Indonesia akhirnya resmi mengenakan biaya bagasi pada penumpang rute domestiknya. Maskapai berbiaya hemat (low cost carrier/LCC) milik Garuda Indonesia itu akan memberlakukan kebijakan baru tersebut mulai Jumat, 8 Februari 2019 mendatang. 

“ Dalam rangka memberikan kualitas layanan yang prima kepada pelanggan setia Citilink di tengah ketatnya persaingan di industri transportasi udara, Citilink sebagai maskapai dengan standar layanan no frills akan memberlakukan ketentuan baru mengenai tarif bagasi tercatat," kata Direktur Niaga Citilink Indonesia, Benny Rustanto, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa 29 Januari 2019.

Benny menjelaskan ketentuan bagasi tercatat ini hanya akan diberlakukan untuk penerbangan domestik. Penumpang Citilink Indonesia rute internasional serta penumpang yang telah menjadi member Supergreen dan Garudamiles atau penumpang yang membeli “ green seat”, akan tetap mendapatkan gratis bagasi seberat 10 Kilogram (Kg).

Untuk calon penumpang yang telah membeli tiket penerbangan Citilink Indonesia sebelum tanggal 8 Februari 2019, maskapai menegaskan fasilitas gratis bagasi hingga 20 Kg masih berlaku meskipun jadwal terbang melewati tanggal yang dimaksud.

“ Penumpang juga tetap diperbolehkan untuk membawa satu buah barang bawaan ke dalam kabin dengan berat maksimal 7 kg dan dimensi maksimal 58cm x 46cm x 23cm tanpa biaya tambahan,” kata Benny.

Untuk member Citilink Citisport, perusahaan memberikan bagasi gratis 20 kg untuk perlengkapan olahraga dan gratis tambahan 10 kg untuk bagasi tercatat.

Penumpang Citilink Indonesia juga dapat membeli paket bagasi sebelum keberangkatan untuk mendapatkan harga yang lebih terjangkau dengan potongan harga sampai dengan 40 persen.

“ Pembelian paket bagasi dapat dilakukan di website resmi Citilink paling lambat Empat (4) jam sebelum keberangkatan,” kata Benny.

Sementara bagi penumpang yang sudah berada di bandara, dapat membeli bagasi tercatat langsung di counter check in atau customer service Citilink Indonesia.

Dia menambahkan, sesuai Pasal 22 butir C PM 185 Tahun 2015, Citilink Indonesia termasuk dalam kategori maskapai dengan pelayanan " no frills" (pelayanan dengan standar minimum) yang dapat mengenakan biaya untuk pengangkutan bagasi tercatat.(Sah)

4 dari 4 halaman

Tahap Sosialisasi

Dalam tahap awal ini, Benny mengatakan Citilink akan melakukan sosialisasi secara intensif mengenai kebijakan baru bagasi tercatat selama dua minggu ke depan mulai dari tanggal 25 Januari hingga 7 Februari 2019. Kebijakan baru mengenai bagasi tercatat akan diberlakukan efektif mulai tanggal 8 Februari 2019.

Dalam menerapkan kebijakan ini, anak usaha PT Garuda Indonesia Airlines Tbk (Persero), telah melakukan langkah sosialisasi baik kepada pihak internal dan eksternal melalui berbagai media. Untuk internal, sosialisasi dilakukan melalui majalah internal dan email yang ditujukan kepada seluruh karyawan.

Selanjutnya untuk pihak eksternal akan dilakukan melalui media massa seperti koran dan radio, media sosial, maupun inflight magazine.

Selain itu, manajemen juga akan memasang banner pemberitahuan di setiap counter check in bandara dan announcement oleh awak kabin sehingga seluruh penumpang Citilink Indonesia mendapatkan informasi dengan baik.

“ Citilink Indonesia mengharapkan bahwa ketentuan terbaru terkait bagasi tercatat ini dapat berjalan dengan baik dengan terus menjaga kualitas pelayanan penerbangan yang selalu mengedepankan faktor keselamatan dan keamanan bagi seluruh penumpangnya,” kata dia.

Beri Komentar
Nggak Ribet, Ini Cara Merawat Hijab Ala Prilia Nur Afrida