Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Raja Salman Bin Abdulaziz "disambut" Hujan Ketika Berkunjung Ke Istana Negara.
Dream – Masih ingat dengan “curhatan” Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang kecilnya investasi Arab Saudi ke Indonesia saat kedatangan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz? Jokowi menyebut keluhannya itu sebagai guyonan.
“Nggak. Itu, kan, kami sampaikan dalam forum yang santai dan cair, guyonan,” kata Jokowi usai meresmikan Masjid Raya K. H. Hasyim Ash’ari, di Daan Mogot, Jakarta, dilansir dari Merdeka.com, Senin 17 April 2017.
Sekadar informasi, investasi yang ditanamkan Arab Saudi ke Indonesia sebesar Rp89 triliun. Angka ini kalah besar daripada investasi yang ditanamkan Arab Saudi ke Tiongkok yang sebesar Rp870 triliun.
Melihat dari besarnya dana itu, mantan gubernur DKI mengatakan perbedaan jumlah investasi Arab Saudi ke Indonesia dan ke Tiongkok menjadi bahan renungan oleh semua pihak. Bisa jadi kecilnya kucuran dana ke Indonesia disebabkan oleh kepastian hukum.
“Ya, mungkin karena hal yang banyak sekali. Kemudahan berusaha di Indonesia yang masih rangking-nya 91. Kemudian, masalah kepastian hukum yang mungkin perlu diperbaiki,” kata dia.
Sebelumnya, Jokowi kaget mengetahui perbedaan jumlah investasi Arab Saudi ke Indonesia saat kunjungan Raja Salman. Padahal, dia sudah memberikan layanan yang baik kepada Raja Salman. Misalnya, memayungi sang raja ketika hujan deras dan menyopiri Raja Salman ketika berkeliling Istana.
“Saya sudah payungi, kok, dapatnya lebih kecil. Itu yang saya sedikit kecewa, sedikit, hanya sedikit,” kata mantan walikota Solo itu.
Advertisement

Benarkah Kecerdasan Manusia Menurun? Studi Ungkap Tren Mengkhawatirkan Sejak 2012

Mengapa Anak Suka Makan Upil? Sains Punya Penjelasan di Balik Kebiasaan Ini

Kurang Tidur Bisa Ganggu Gula Darah dan Kesehatan Jantung, Olahraga 10–15 Menit Ini Bisa Membantu

Sering Buang Angin Tanpa Sebab Jelas? Kebiasaan Mengunyah Permen Karet Bisa Jadi Pemicunya

IHSG Lanjutan Menguat ke Level 5.387, Saham Bank Pelat Merah Bermekaran

Teori Lipstik: Mengapa Penjualan Lipstik Mewah Bisa Meningkat Saat Ekonomi Memburuk?

Suka Camilan Gurih Dan Renyah? Ini Pilihan Untuk Temani Aktivitas Sehari-hari