Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Nantinya Global Wakaf Corporation Akan Mengelola Sebagian Keuntungan Dari Cordova Edupark Yang Diwakafkan. (Foto: Global Wakaf Corporation)
Dream – Pengelolaan wakaf kini semakin berkembang. Tak hanya dalam bentuk uang tunai, wakaf kita bisa dioptimalkan dalam bentuk wakaf saham. Terobosan baru inilah yang dilakukan Global Wakaf Corporation (GWC) bersama PT Cipta Pilar Persada.
Sebagai holding company yang mengelola aset wakaf produktif, GWC selama ini memfokuskan pada pengelolaan wakaf tunai dan saham. Yang terbaru, perusahaan mengoptimalkan aset wakaf saham dalam bentuk properti berupa apartemen Cordova Edupark.
Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Rabu 16 Mei 2018, pembangunan apartemen telah mulai dilakukan sejak Sabtu, 12 Mei 2018. Pelaksana proyek ini adalah PT Cipta Pilar Persada yang mewakafkan 40 persen sahamnya kepada GWC.
Presiden Direktur Cipta Pilar Persada, J. E. Robbyantono, menjelaskan, para pemegang saham termasuk GWC nanti akan mendapatkan pembagian deviden setiap tahunnya.

Dana hasil dividen inilah yang nantinya akan disalurkan untuk para maukuf alaih atau para penerima wakaf. Kali ini para penerima manfaat adalah maukuf alaih dari program-program kemanusian Aksi Cepat Tanggap (ACT).
“Kalau sekarang, proporsional dengan sekian lembar saham yang pernah kita wakafkan waktu itu, tentu devidennya akan diberikan ke Global Wakaf Corporation dan Global Wakaf Foundation untuk disalurkan ke maukuf alaih,” kata Robbyantono di Semarang, Jawa Tengah.
Imam T Saptono, Presiden Global Wakaf Corporation optimistis profit akan diperoleh tak lama setelah pembangunannya selesai. Dengan begitu, dividen dari saham proyek yang bisa diwakafkan, bisa dikelola dan disalurkan kepada maukuf alaih.
Imam juga berharap proyek ini juga membuktikan korporasi wakaf yang bersifat visible untuk dilakukan secara finansial.
“Kami juga berharap portofolio wakaf saham ini bisa mendorong pengusaha lainnya untuk mulai mewakafkan usahanya,” kata dia.
Untuk diketahui, apartemen ini dibangun di lahan seluas 4.697 meter persegi di kawasan Semarang. Investasinya diprediksi mencapai Rp250 miliar. Hingga awal Mei 2018, penjualan unit apartemen ini sudah mencapai 30 persen.
“Setelah peletakan batu pertama dan proses pembangunan dilanjutkan, diharapkan pasar akan memberikan apresiasi untuk segera berinvestasi apartemen,” kata dia.(Sah)
Advertisement

Mengapa Ada Pusar Bodong dan Pusar Masuk? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Deforestasi Amazon Brasil Turun ke Level Terendah, Ini 5 Pelajaran yang Bisa Ditiru Indonesia

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Kenapa Ada Orang Suka Sayur Pahit, tetapi Ada yang Tak Tahan Bau Ketumbar? Ini Penjelasan Sains

Sering Tersengat Listrik Saat Memegang Gagang Pintu? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Cuma 10 Menit Olahraga Sehari Bisa Bikin Tidur Lebih Nyenyak, Ini Temuan Peneliti