Apartemen Model Wakaf Saham, Tiap Bagi Dividen Jadi Sedekah

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 16 Mei 2018 15:30
Apartemen Model Wakaf Saham, Tiap Bagi Dividen Jadi Sedekah
Investasinya diperkirakan mencapai Rp250 miliar.

Dream – Pengelolaan wakaf kini semakin berkembang. Tak hanya dalam bentuk uang tunai, wakaf kita bisa dioptimalkan dalam bentuk wakaf saham. Terobosan baru inilah yang dilakukan Global Wakaf Corporation (GWC) bersama PT Cipta Pilar Persada.

Sebagai holding company yang mengelola aset wakaf produktif, GWC selama ini memfokuskan pada pengelolaan wakaf tunai dan saham. Yang terbaru, perusahaan mengoptimalkan aset wakaf saham dalam bentuk properti berupa apartemen Cordova Edupark.

Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Rabu 16 Mei 2018, pembangunan apartemen telah mulai dilakukan sejak Sabtu, 12 Mei 2018. Pelaksana proyek ini adalah PT Cipta Pilar Persada yang mewakafkan 40 persen sahamnya kepada GWC. 

Presiden Direktur Cipta Pilar Persada, J. E. Robbyantono, menjelaskan, para pemegang saham termasuk GWC nanti akan mendapatkan pembagian deviden setiap tahunnya. 

 Cordoba Ecopark

Dana hasil dividen inilah yang nantinya akan disalurkan untuk para maukuf alaih atau para penerima wakaf. Kali ini para penerima manfaat adalah maukuf alaih dari program-program kemanusian Aksi Cepat Tanggap (ACT). 

“ Kalau sekarang, proporsional dengan sekian lembar saham yang pernah kita wakafkan waktu itu, tentu devidennya akan diberikan ke Global Wakaf Corporation dan Global Wakaf Foundation untuk disalurkan ke maukuf alaih,” kata Robbyantono di Semarang, Jawa Tengah.

Imam T Saptono, Presiden Global Wakaf Corporation optimistis profit akan diperoleh tak lama setelah pembangunannya selesai. Dengan begitu, dividen dari saham proyek yang bisa diwakafkan, bisa dikelola dan disalurkan kepada maukuf alaih.

Imam juga berharap proyek ini juga membuktikan korporasi wakaf yang bersifat visible untuk dilakukan secara finansial.

“ Kami juga berharap portofolio wakaf saham ini bisa mendorong pengusaha lainnya untuk mulai mewakafkan usahanya,” kata dia.

Untuk diketahui, apartemen ini dibangun di lahan seluas 4.697 meter persegi di kawasan Semarang. Investasinya diprediksi mencapai Rp250 miliar. Hingga awal Mei 2018, penjualan unit apartemen ini sudah mencapai 30 persen.

“ Setelah peletakan batu pertama dan proses pembangunan dilanjutkan, diharapkan pasar akan memberikan apresiasi untuk segera berinvestasi apartemen,” kata dia.(Sah)

Beri Komentar
Belajar Jadi Orangtua yang Lebih Baik di Fimelahood #MindfulParenting