Hotel Jual Makanan di Jalan demi Bertahan Selama Pandemi, Seporsi Rp3 Ribuan

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 11 Februari 2021 07:13
Hotel Jual Makanan di Jalan demi Bertahan Selama Pandemi, Seporsi Rp3 Ribuan
Bahkan, sampai banting harga.

Dream – Bukan rahasia bahwa hotel dan industri hospitality sedang babak belur di tengah pandemi Covid-19. Para pelaku usaha di sektor ini memutar otak agar bisnis tetap bertahan.

Salah satu yang dilakukan oleh hotel adalah berjualan di pinggir jalan, seperti yang dilakukan oleh staf hotel yang satu ini.

Dikutip dari World of Buzz, Kamis 11 Februari 2021, karyawan Hotel Grand Baron, Perak, Malaysia, menjual sarapan dengan harga terjangkau. Perak Press memberitakan bahwa karyawan itu menjual sarapan mulai dari 1 ringgit (Rp3.186). Bahkan seporsi nasi lemak dijual seharga 3 ringgit (Rp11.450)

“ Demi bisnis tetap berlanjut, sekelompok karyawan hotel memulai bisnis makanan di pinggir jalan. Sebuah hotel di Taiping, Perak, yang diketahui bernama Hotel Grand Baron, menjual makanan hotel seharga 1 ringgit,” tulis media itu.

Media ini menulis berjualan di pinggir jalan merupakan “ perubahan” bisnis dengan bertahan di tengah pandemi Covid-19 yang berlangsung saat ini.

“ Pandemi ini turut berdampak kepada sektor bisnis lainnya, seperti industri makanan, agrikultur, dan pariwisata dan menyebabkan orang-orang kehilangan pekerjaan,” kata dia.

1 dari 2 halaman

Begini Cara Pemerintah Setop PHK di Tengah Pandemi Covid-19

Dream - Menteri Perindustrian (Menperin), Agus Gumiwang Kartasasmita, meminta industri tetap beroperasi untuk meminimalisir lonjakan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

" Tentu banyak sekali upaya kita untuk bisa address isu PHK, pertama kita harus memastikan industri bisa beroperasi," kata Agus dalam konferensi pers di Graha BNPB, Senin 9 September 2020.

" Jadi sejak awal kita putar-putar otak bagaimana industri bisa tetap beroperasi di tengah ancaman pandemi atau virus yang sangat berat," tambah dia.

2 dari 2 halaman

Menurut Agus, mulai beroperasinya industri setidaknya akan mencegah PHK karyawan yang dirumahkan. Namun dia memastikan pengoperasian industri tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan.

Jika operasional industri tetap dibuka, tambah Agus, investasi akan terus mengalir dan meningkat. Dengan demikian, bisa mencegah PHK.

" Jadi investasi itu merupakan kata kunci kita mencegah PHK dan menciptakan lapangan kerja baru," tandasnya.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar