Deretan Negara Pengguna Vaksin Sinovac untuk Basmi Wabah Covid-19

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 13 Januari 2021 16:12
Deretan Negara Pengguna Vaksin Sinovac untuk Basmi Wabah Covid-19
Selain Indonesia, siapa lagi?

Dream – Indonesia resmi memulai program vaksinasi COVID-19 pada hari ini, Rabu 12 Januari 2021. Vaksin yang untuk pertama kalinya disuntikkan kepada Presiden Joko Widodo adalah Coronavac yang diproduksi oleh Sinovac Biotech Ltd.

Saat ini Indonesia sudah memiliki 3 juta vaksin CoronVac yang telah tiba di akhir tahun 2020 lalu. Selanjutnya Indonesia akan memesan 15 juta dalam bahan baku vaksin tersebut.

Indonesia ternyata bukan negara pertama yang menggunakan vaksin Sinovac untuk mengatasi masalah pandemi Covid-19 . Ada negara-negara lain yang turut melirik vaksin itu untuk “ berperang” melawan COVID-19, seperti Malaysia.

Melalui perusahaan farmasi Pharmaniaga, Malaysia menandatangani perjanjian dengan Sinovac untuk vaksin yang siap diisi dan diproduksi di dalam negeri, dikutip dari Bangkok Post. Untuk mendatangkan 23,9 juta dosis vaksin COVID-19, Malaysia membahasnya bersama Sinovac, CanSino Biologics, dan Gamaleya Institute—produsen vaksin Sputnik.

Negara lain yang memutuskan menggunakan CoronaVac adalah Turki yang membuat kesepakatan pembelian 50 juta dosis vaksin Sinovac tersebut. Pengiriman pertama sebanyak 3 juta dosis telah tiba pada akhi 2020, dikutip dari Global Times.

Chile juga tercatat sebagai negara pengguna vaksin COVID-19 dari Sinovac. Menurut Bloomberg, negara ini telah mengamankan 36 juta dosis vaksin dari beragam produsen, termasuk 10 juta dosis dari Sinovac.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

1 dari 3 halaman

Terima Sertifikat Halal Vaksin Sinovac, Dirut Bio Farma: `Ini Pekerjaan Besar`

Dream - Setelah melewati beberapa tahapan sejak Oktober 2020, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJH) resmi menerbitkan sertifikat halal untuk vaksin Covid-19 buatan Sinovac. Sertifikat ketetapan Majelis Ulama Indonesia (MUI) tentang kehalalan CoronaVac itu diserahkan kepada PT. Biofarma pada Selasa, 12 Januari 2021 kemarin.

Sehari sebelum penerbitan sertifikat halal tersebut, MUI juga telah mengeluarkan peraturan No. 2 tahun 2021 tentang produk vaksin COVID-19 dari Sinovac Biotech Ltd China.

" Kami akan melaksanakan amanah ini sebaik mungkin, produknya telah mendapat sertifikasi, sekarang bagaimana kita bisa menjalankan program vaksinasi ini kepada masyarakat, karena kita tahu ini suatu pekerjaan yang besar," ungkap Honesty Basyir selaku Kepala PT. Biofarma pada penyerahan sertifkat halal, Rabu 13 Januari 2021.

2 dari 3 halaman

Sudah sesuai regulasi

Ilustrasi© Shutterstock

Wakil Menteri Agama Zainut Sahid sebelumnya juga telah memastikan bahwa pemberian sertifikat halal vaksin Sinovac dilakukan sesuai regulasi yang diatur Undang Undang No. 33 tahun 2014 tentang jaminan produk halal.

Dalam prosesnya, BPJH menetapkan LPPOM MUI sebagai Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) untuk melakukan pengujian langsung ke fasilitas produksi Sinovac.

" Untuk itu saya mengajak kepada seluruh rakyat Indonesia untuk dengan penuh kesadaran dan tanpa keraguan vaksinasi yang akan segera dilaksanakan pemerintah dengan tujuan untuk melindungi satu sama lainnya," ungkap Zainut Tauhid di kesempatan yang sama.

3 dari 3 halaman

Tenang, sudah halal

Ilustrasi© Shutterstock

Selain itu, ia juga menegaskan adanya sertifikasi halal dan proses uji klinis, masyarakat tidak perlu ragu lagi menerima suntikan vaksin Sinovac. Zainut memastikan vaksin tersebut 'halalan thayyiban' atau halal dan baik aman dipastikan suci dan tidak tercemar hal-hal yang dilanggar syariat agama.

Ia juga berharap dengan adanya vaksinasi sinovac ini, dapat segera dipergunakan masyarakat, dan COVID-19 akan segera berakhir.

Sertifikat halal vaksin Sinovac pun telah diserahkan secara resmi Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid kepada Kepala PT. Biofarma Honesty Basyir hari ini didampingi Kepala BPJH Sukoso.

(Laporan: Yuni Puspita Dewi)

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar