Diaspora dari Jerman Bisa Bantu Indonesia Makin Maju

Reporter : Shania Suha Marwan
Kamis, 2 Desember 2021 06:12
Diaspora dari Jerman Bisa Bantu Indonesia Makin Maju
Lewat ID Fest 2021, diaspora dan migran diajak terlibat pembangunan nasional

Dream - Warga Indonesia yang sempat mengenyam pendidikan atau bekerja di Jerman bisa memberi sumbangsih besar perekonomian nasional di tengah tekanan pandemi COvid-19. Para diaspora dan migran ini dinilai berpotensi menyumbangkan pengalaman mereka untuk menjadikan Indonesia sebagai negara maju. 

“ Program Migrasi dan Diaspora memfasilitasi mahasiswa Indonesia yang berkuliah di Jerman untuk kembali ke Indonesia dan mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh untuk memajukan negara asalnya,” Makhdonal Anwar, Pemimpin Tim Program Migrasi dan Diaspora (PMD), Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) Indonesia, dalam keterangan pers di Jakarta, 1 Desember 2021. 

Makhdonal menjelaskan Program Migrasi dan Diaspora yang telah dimulai sejak 1996 merupakan bentuk dukungan GIZ bagi Indonesia untuk memastikan migrasi memberikan dampak positif bagi diaspora Indonesia di Jerman dan para migran yang telah kembali. Lebih jauh program ini diharapkan berkontribusi pada pembangunan Indonesia.

 

Untuk memperlihatkan kontribusinya selama ini, GIZ Indonesia berinisiatif menggelar Indonesia Diaspora Festival 2021 yang berlangsung 1-4 Desember 2021 di Mal Gandaria City, Jakarta Selatan.

1 dari 2 halaman

Celebrating 25 Years of Returnees and Diaspora Engagement in Indonesia

Festival ini mengangkat tema “ Celebrating 25 Years of Returnees and Diaspora Engagement in Indonesia”, yang sekaligus menjadi perayaan 25 tahun PMD yang dijalankan oleh GIZ di Indonesia, serta kontribusinya dalam mendukung pembangunan Indonesia.

Jerman diketahui sebagai salah satu negara tujuan studi yang populer di kalangan pelajar Indonesia. Tak hanya itu, negara ini juga menjadi salah satu benchmark bagi Indonesia dalam melakukan penelitian serta pengembangan sains, teknologi, dan industri.

Martin Hansen, Country Director GIZ Indonesia, ASEAN and Timor-Leste, mengatakan implementasi PMD telah menunjukkan bahwa diaspora mampu memberikan perubahan substansial bagi pembangunan, melalui modal intelektual (ide dan inovasi), modal sosial (jaringan, kerja sama, dan komunitas), serta modal ekonomi.

Dia mengharapkan kalangan diaspora dan migran yang telah kembali ke Indonesia akan dilibatkan dalam pembangunan nasional.

2 dari 2 halaman

Diaspora dan Migran Bantu Pulihkan Perekonomian Indonesia

“ Terlebih di masa pandemi COVID-19, Indonesia membutuhkan upaya ekstra untuk pulih dan bangkit dari keterpurukan. Keterlibatan para migran yang telah kembali dan diaspora Indonesia sebagai jembatan antara negara asalnya dan negara tempat mereka tinggal dan bekerja makin dirasa penting sebagai salah satu pendorong utama pembangunan sosial dan ekonomi,” ujar Hansen.

Sebagai bentuk perayaaan kembalinya diaspora Indonesia ke Tanah Air serta keterlibatan mereka dalam pembangunan nasional, Indonesia Diaspora Festival 2021 juga menghadirkan beragam kegiatan, seperti workshop, talkshow publik, pertunjukan musik, serta pameran karya para alumni universitas Jerman yang sudah kembali ke Indonesia.

Pameran diikuti 20 peserta yang menghadirkan karya dalam bentuk produk ataupun jasa di bidang teknologi, kreativitas, serta seni dan kearifan lokal Indonesia yang bermanfaat bagi masyarakat, dan juga memiliki potensi untuk berkontribusi dalam perekonomian Indonesia.

Festival Diaspora Indonesia 2021 terbuka bagi para pelaku bisnis dan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), akademisi dan inovator, serta masyarakat luas yang mencari kesempatan untuk belajar di Jerman, menjalin kerja sama dengan diapora Indonesia, atau ingin mendapatkan informasi mengenai Program Migrasi dan Diaspora Indonesia.

Beri Komentar