Ilustrasi
Dream - Masih melanjutkan tren beli akhir pekan lalu, bursa saham syariah dibuka menguat. Namun sentimen gagal bayar Yunani tampaknya bakal terus menekan laju indeks syariah.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin, 13 Juli 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menanjak 0,356 poin ke level 156,195.
Hingga 10 menit waktu perdagangan, ISSI masih terus bergerak di zona hijau. Namun tekanan terlihat mulai menekan laju ISSI.
Kali ini ISSI tercatat masih menguat 0,364 poin (0,23%) ke level 156,203.
Aura libur Lebaran mulai terasa di pasar modal Indonesia. Transaksi perdagangan saham tercatat hanya bernilai Rp 212,99 miliar dengan 1,98 miliar saham yang berpindahtangan.
Aksi beli sukses mendorong 56 emiten syariah melaju ke zona hijau. Sisanya, 26 emiten bergerak lemah dan 37 lainnya bertahan stagnan.
Laju positif juga berhasil dicetak sejumlah saham bluechips syariah. Naik 2,029 poin, indeks Jakarta Islamic Index (JII) pagi ini dibuka di level 650,771.
Tekanan jual sudah mulai terlihat di jajaran saham-saham bluechips syariah. Hingga 10 menit waktu perdagangan, JII sempat terperosok ke zona merah di level terendah 648,433.
Tercatat 13 emiten bluechips syariah saat ini sudah jatuh ke teritori negatif. Sisanya, 11 emiten masih bergerak menguat dan 6 lainnya mencoba bertahan stagnan.
Sementara itu, pada perdagangan prapembukaan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 3,878 poin (0,08%) ke level 4.862,912.
IHSG masih bertambah 6,126 poin (0,13%) ke level 4.865,160 di sesi pembukaan.
Lantai bursa pagi ini baru mencetak transaksi senilai Rp 390,98 miliar dengan 3,42 miliar saham syariah yang jadi objek jual beli.