Bank Muamalat Indonesia
Dream - PT Bank Muamalat Indonesia dan Citifin Multi Finance Syariah secara resmi melaksanakan penandatanganan akad kerjasama pembiayaan senilai Rp 50 Miliar. Fasilitas pembiayaan tersebut merupakan penambahan dari eksposur pembiayaan yang sebelumnya dengan total keseluruhan mencapai Rp 125 Miliar.
Bank Muamalat memberikan fasilitas penyaluran pembiayaan dengan akad Wakalah bil Ujrah (channeling) dan memiliki jangka waktu pencairan selama 36 bulan. Dana perbankan ini akan diperuntukkan sebagai modal kerja yang disalurkan ke konsumen CITIFIN untuk program pembiayaan pemilikan mobil.
Kerjasama ini merupakan kelanjutan dari kesepakatan yang sudah terjalin sejak 5 tahun yang lalu.Saat itu, Citifin yang dahulu bernama Tirta Laras Finance (TLF) untuk pertama kalinya mendapat pembiayaan dari BMI sebesar Rp 3,5 Milyar untuk modal Unit Usaha Syariah.
Citifin tercatat sudah mendapat 5 kali fasilitas pembiayaan dari BMI dengan pola mudharabah dan wakalah bil ujrah.
Pertumbuhan Citifin hingga sekarang sedikit banyaknya adalah berkat dukungan BMI sebagai salah satu mitra perbankannya. Hingga saat ini Citifin telah bekerjasama dan mendapat dukungan pembiayaan dari 7 bank, terdiri dari 5 bank nasional dan 2 bank BPD syariah.
" Sebagai pionir perbankan syariah di Indonesia, kerjasama ini diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat untuk dapat bertransaksi secara syariah. Kerjasama ini turut menunjukkan fokus bisnis Bank Muamalat untuk menggarap pasar ritel melalui penyaluran secara selektif ke sejumlah sektor riil yang prospektif," ujar Adrian Gunadi, Direktur Retail Banking Bank Muamalat.
Advertisement
Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Sampah Bisa Jadi Voucher Belanja hingga Pengganti Batubara

3,3 Juta Lansia Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Ini yang Terjadi Saat Masuk ke Tubuh

Abu Vulkanik Letusan Anak Krakatau Sampai Jakarta, Bandara Soekarno Hatta Ditutup Sementara



Es Batu atau Air Es, Mana yang Lebih Cepat Mendinginkan Minuman? Jawabannya Ternyata Mengejutkan


Mengapa Mencetak Uang Lebih Banyak Tidak Bisa Membuat Negara Lebih Kaya?


Tak Lagi ke Bantargebang, Sebagian Limbah Jakarta Belok ke Bank Sampah

Cara Berhenti Minum Minuman Manis dalam 14 Hari, Ikuti Langkah Sederhana Ini

PMI Salurkan 1 Juta Masker untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau