Pendaftaran PPPK Dibuka hingga 17 Februari 2019, Ayo Daftar!

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 13 Februari 2019 12:15
Pendaftaran PPPK Dibuka hingga 17 Februari 2019, Ayo Daftar!
Ayo, buruan siapkan CV-mu.

Dream – Setelah sempat tertunda, akhirnya pendaftaran rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dibuka juga. Rekrutmen ini dibuka mulai tanggal 12 hingga 17 Februari 2019.

Pendaftaran itu dibuka setelah Peraturan Menteri PANRB No. 2 Tahun 2019 yang mengatur pengadaan PPPK terbit.

“ Pendaftaran online PPPK akan dimulai hari ini, Selasa, 12 Februari 2019 dan akan ditutup 17 Februari 2019,” ujar Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Mudzakir, dikutip dari setkab.go.id, Rabu 13 Februari 2019.

Pendaftaran seleksi P3K Tahap I, yaitu eks Tenaga Honorer Kategori II, guru, tenaga kesehatan, penyuluh pertanian, serta dosen perguruan tinggi negeri (PTN) dilakukan secara online di https://sscasn.bkn.go.id atau https://ssp3k.bkn.go.id.

“ Seleksi PPPK pada tahap ini dibuka untuk Tenaga Honorer (TH) Eks K-II yang telah mengikuti tes pada tahun 2013 pada jabatan guru, dosen, dan tenaga kesehatan yang terdapat dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN),” ujar Mudzakir seraya menambahkan, khusus untuk Penyuluh Pertanian, database-nya ada pada BKN dan Kementerian Pertanian.

1 dari 1 halaman

Ini Seleksi Kompetensinya

Adapun seleksi kompetensi yang dilakukan untuk PPPK akan meliputi kompetensi manajerial, kompetensi teknis, dan kompetensi sosial kultural yang dilakukan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).

Pada seleksi PPPK ini juga akan dilakukan wawancara berbasis komputer untuk menilai integritas dan moralitas.

Untuk jabatan guru, diperlukan kualifikasi berpendidikan paling rendah S-1 (strata satu) atau D-4 (diploma empat) dan masih aktif mengajar. Sementara bagi jabatan dosen, dipersyaratkan memiliki kualifikasi pendidikan paling rendah S-2 (strata dua) dan masih aktif bertugas di instansi pemerintah.

Pada jabatan tenaga kesehatan, dibutuhkan pendidikan minimal D-3 (diploma tiga) dan masih aktif bertugas di unit pelayanan kesehatan instansi pemerintah.

Sedangkan untuk jabatan penyuluh pertanian diperlukan kualifikasi pendidikan paling rendah SMK jurusan pertanian atau sederajat dan masih aktif bertugas.

Untuk tenaga kependidikan pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Baru, dibutuhkan bagi mereka yang memiliki pendidikan paling rendah sesuai dengan kualifikasi pendidikan jabatan fungsional yang akan diduduki.

Mudzakir mengimbau, TH Eks K-II, dosen PTN baru, dan tenaga penyuluh pertanian yang memenuhi syarat diimbau untuk segera mendaftar.

“ Sistem seleksi akan dilaksanakan secara transparan, bersih, akuntabel, dan bebas dari KKN,” kata dia.

Beri Komentar