Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://ANTARAfoto.com)
Dream - Aksi ambil untung oleh pelaku pasar memanfaatkan minimnya sentimen menyeret bursa syariah ditutup melemah. Emiten sektor industri menjadi korban aksi jual investor.
Di sisi lain, investor asing yang pagi tadi melakukan aksi jual justru berbalik arah. Asing sore ini menutup perdagangan dengan nett buy Rp 45 miliar.
Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 22 Oktober 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun 1,235 poin (0,84%) ke level 144,968.
Nasib serupa dialami Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII), yang melemah 5,589 poin (0,91%) ke level 611,339. Indeks berisi 30 saham keping biru ini bahkan mendekam seharian di zona merah.
Penutupan ISSI di zona negatif ini merupakan yang pertama dalam lima hari perdagangan. Padahal, ISSI sempat bergerak fluktuatif dan menyentuh zona hijau.
Transaksi perdagangan saham syariah mencapai Rp 3,47 triliun dan Rp 2 triliun merupakan aksi jual beli saham-saham unggulan syariah.
Transaksi jual saham pelaku pasar mendorong 108 emiten ISSI ditutup melemah. Sementara 64 lainnya berhasil ditutup menguat dan 55 emiten bertahan stagnan.
Indeks JII yang seharian mendekam di teritori negatif hanya menyisakan 9 emitennya di zona hijau. Sisanya, 20 emiten keping biru ditutup melemah dan 1 lainnya bergerak stagnan.
Saham bluechips syariah yang bertengger di jajaran top gainer adalah AALI dengan kenaikan Rp 1.075, ICBP Rp 200, SSMS Ep 70, LSIP p 45, dan BSDE Rp 35 per saham.
Sementara di kubu top losser, perusahaan semen menjadi target aksi jual saham investor. Di puncak daftar top losser bertengger INTP yang turun Rp 700 dan SMGR Rp 525 per saham. Disusul, UNVR Rp 450, UNTR Rp 350, dan LPPF Rp 300 per saham.
Pasar saham Indonesia hari ini memang dilanda pelemahan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 20,664 poin (0,45%) ke level 4.584,562.
Lantai bursa relatif sepi dari perdagangan saham karena hanya mencetak transaksi Rp 4,73 triliun.
Dari pasar keuangan, rupiah akhirnya bergerak menguat. Sore ini rupiah naik 82 poin (0,60%) menjadi 13.641 per dollar AS.