Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dream - Beberapa hari ini hashtag #stopbayarpajak menjadi trending topic di jejaring sosial. Alasannya, program amnesti pajak dinilai tidak tepat sasaran.
Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan pun angkat bicara soal ajakan untuk berhenti membayar pajak melalui media sosial tersebut.
Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Ken Dwijugiasteadi, mengatakan tak ada yang bisa memboikot pajak.
"Nggak ada yang bisa boikot pajak," kata Ken dalam konferensi pers di kantor Ditjen Pajak, Jakarta, Selasa 30 Agustus 2016.
Ken mempertanyakan jenis pajak yang dimaksud oleh pengguna media sosial yang mengajak penghentikan pembayaran pajak. "Pajak apa? PBB? PPh?" kata dia.
Ken juga menambahkan, pihak yang memboikot pajak --sadar atau tidak-- juga membayar pajak dalam kehidupan sehari-harinya.
"Kalau mau boikot, terus dia hits, kan pulsanya kesedot. Pulsanya kena PPN. Handphone yang dibeli juga kena PPN. Terus dia keluar, merokok, rokoknya juga kena pajak," kata dia.
Advertisement

Berawal dari Penyakit Misterius dan Mayat Membusuk, Begini Sejarah Mitos Vampir yang Mendunia

3 Jenis Makanan yang Sebaiknya Dihindari Sebelum Olahraga, Menurut Ahli Gizi

IHSG Dibuka Menguat Tipis, Investor Waspadai Aksi Profit Taking

Sering Minum Boba? Ini 5 Dampaknya bagi Tubuh, dari Gula Darah hingga Asupan Antioksidan

Mau Nonton Grand Final AXIS Nation Cup 2026? Ini Cara Daftar dan Datang ke Istora Senayan

Sambut Tren Warna 2027, JOTUN Hadirkan 24 Warna dalam Koleksi JOURNEYS

16 Tim Futsal Pelajar Siap Berlaga di Grand Final AXIS Nation Cup 2026, Ini Daftarnya