Ilustrasi (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Nikmat Allah SWT tersebar sepanjang waktu. Mulai dari membuka mata hingga kembali menutup mata, manusia dilimpahi segala bentuk nikmat.
Nikmat tersebut ada yang terasa, ada pula yang tidak. Seperti kita berbahagia mendapatkan sesuatu, itu termasuk nikmat yang terasa.
BACA JUGA: 35 Ucapan Pernikahan yang Lucu tapi Penuh Dengan Doa
Oleh karena itu, kita dianjurkan untuk tidak pernah lupa bersyukur. Karena jika tidak, bisa-bisa Allah mencabut nikmat-nikmat tersebut.
Tentu, semua orang ingin mendapatkan nikmat yang langgeng, tidak terputus sampai kapanpun. Agar harapan ini terpenuhi, dianjurkan membaca doa yang diajarkan Rasulullah Muhammad SAW, tercantum dalam hadis riwayat Muslim dari Abdullah bin Umar RA.

Allahumma inni a’uzu bika min zawali ni’matika wa tahawwuli 'afiyatika wa fuja-ati niqmatika wa jami'i sakhotika.
Artinya,
" Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari hilangnya nikmat yang telah Engkau anugerahkan dan lunturnya keselamatan yang telah Engkau berikan kepadaku. Dan aku berlindung kepada-Mu dari datangnya musibah dan segala murka-Mu yang datang secara tiba-tiba."
Dream - Lisan adalah satu hal yang harus dijaga oleh setiap Muslim. Ada bahaya besar yang terkandung dalam lisan yang tak terjaga.
Dalam kehidupan keseharian, terdapat beberapa pepatah khusus tentang lisan. Beberapa di antaranya seperti 'Mulutmu, Harimaumu' atau 'Lidah Jauh Lebih Tajam daripada Pedang'.
Pepatah-pepatah tersebut mengingatkan kita untuk senantiasa menjaga lisan. Sebab, lisan yang sembarangan dapat menyebabkan orang lain tersakiti.
Hal ini seperti dijelaskan oleh Imam Al Harits Al Muhasiby dalam kitabnya Risalah Al Mustarsyidin, seperti dikutip dari NU Online.
" Dan kewajiban lisan yaitu jujur dalam keadaan senang maupun marah, menahan dari menyakiti dalam keadaan sendirian maupun ramai, dan meninggalkan berlebihan dalam perkataan baik maupun buruk."
Sehingga, kita harus berusaha sebisa mungkin untuk menjaga lisan kita. Juga memohon kepada Allah SWT lewat doa ini.

Allahummaj'al shamti fikran wa nuthqi dzikran.
Artinya:
" Wahai Allah, jadikanlah diamku berpikir dan bicaraku berzikir."
Dream - Bepergian, apalagi naik kendaraan, berpotensi untuk terjadinya kecelakaan. Apapun bisa menjadi penyebabnya. Mulai dari kelalaian atau karena kondisi alam.
Bahkan, Rasulullah Muhammad SAW mengibaratkan bepergian atau safar sebagai siksaan. Ini karena banyaknya kesulitan yang dialami dalam bepergian seperti sulit sholat, puasa, apalagi sebatas makan dan minum.
Tidak hanya itu, orang yang bepergian kerap dilanda kekhawatiran akan datangnya marabahaya. Meski sudah disiapkan sematang mungkin, bahaya tetap saja berpotensi datang.
Sehingga, kita sangat dianjurkan untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT. Salah satunya dengan membaca doa ini.

Subhanalladzi sakkhoro lana hadza wa maa kunnaa lahu muqrinin, wa innaa ilaa robbinaa lamunqolibun, allahumma inna nas’aluka fii safarinaa hadzal birro wat taqwa wa minal ‘amal maa tardho, allahumma hawwin ‘alaina safarona hadza wa athwi ‘annaa bu’dahu, allahumma antas shohibu fis safari wal kholifatu fil ahli, allahumma inni a’udzubika min wa’tsaais safari wa kaabatil mandzhori wa suuil munqolibi fil maali wal ahli
Artinya:
Maha suci Allah yang telah menundukkan (pesawat) ini bagi kami, padahal sebelumnya kami tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kepada Allah lah kami kembali. Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kebaikan dan takwa dalam perjalanan ini, kami mohon perbuatan yang Engkau ridloi. Ya Allah, permudahkanlah perjalanan kami ini, dan dekatkanlah jaraknya bagi kami. Ya Allah, Engkaulah pendampingku dalam bepergian dan mengurusi keluarga. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelelahan dalam bepergian, pemandangan yang menyedihkan dan kepulangan yang buruk dalam harta dan keluarga