Dubai Serius Kembangkan Industri Halal

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 8 Mei 2014 08:30
Dubai Serius Kembangkan Industri Halal
Dubai FDI merupakan bagian dari Departement of Economic Development (DED), sementara IHI Alliance adalah sebuah badan internasional yang memiliki mandat untuk mengembangkan konsep halal di dunia.

Dream - Dubai Investment Development Agency (Dubai FDI) mengundang International Halal Integrity (IHI) Alliance untuk membuka kantor di Dubai sebagai bagian dari mendukung berkembangnya inisiatif ekonomi Islam di Dubai. Dubai FDI merupakan bagian dari Departement of Economic Development (DED), sementara IHI Alliance adalah sebuah badan internasional yang memiliki mandat untuk mengembangkan konsep halal di dunia.

Dubai FDI akan membantu IHI Alliance dalam mendirikan IHI Alliance Middle East yang akan digunakan untuk mendukung pertumbuhan industri halal, baik lokal dan regional yang sejalan dengan perkembangan negara Dubai sebagai penghubung serta sumber ekonomi Islam. IHI Alliance Middle East akan memberikan pelatihan tentang industri halal kepada pebisnis, pemerintah, auditor halal dan perusahaan sertifikasi halal dengan penekanan pada profesionalisme dan integritas Islam.

Fahad Al Gergawi, CEO Dubai FDI mengatakan kerjasama tersebut sangat berarti karena industri halal lokal diajak melihat permintaan dan penawaran  yang belum pernah mereka lihat sebelumnya dalam inisiatif ekonomi Islam yang digagas oleh Yang Mulia Mohammed Bin Rashid Al Maktoum, Wakil Presiden dan Perdana Menteri Uni Emirat Arab, sekaligus Pemimpin Dubai.

" Inisiatif ekonomi Islam menuntut standar dan praktik terbaik dari dunia industri halal yang mencerminkan Dubai hanya menginginkan yang terbaik. IHI Alliance Middle East akan mempromosikan pertukaran pengetahuan dan transfer keterampilan yang diperlukan bagi semua pemangku industri halal untuk mendapatkan pengakuan global melalui kepemimpinan dalam kualitas, keamanan dan kesinambungan," ujar Al Gergawi.

Inisiatif ekonomi Islam bertujuan untuk menciptakan sebuah platform yang terintegrasi dalam mengembangkan Dubai menjadi kekuatan ekonomi Islam yang beroperasi sejajar dengan ekonomi emirat yang sudah ada. Platform yang diusulkan akan mencakup instrumen keuangan Islam, makanan halal dan standar perdagangan, arbitrase kontrak Islam dan standar manajemen mutu Islam.

IHI Alliance didirikan oleh World Halal Forum yang diselenggarakan di Malaysia pada tahun 2006 sebagai wahana untuk mempromosikan nilai-nilai halal. Praktik halal dan kontrol kualitas kemudian dimasukkan oleh Organisasi Kerjasama Islam (OKI) pada tahun 2008. Aliansi ini bekerja untuk menjunjung tinggi integritas konsep halal dalam perdagangan global melalui pengakuan/akreditasi, pelatihan, kerjasama dan keanggotaan. Untuk itu IHI Alliance melakukan kemitraan dengan Kamar Dagang dan Industri Islam (ICCI).

Jumaatun Azmi, Pendiri dan Direktur Eksekutif IHI Alliance, menyatakan bahwa organisasinya memiliki pengalaman yang cukup dalam bekerja dengan perusahaan dan instansi pemerintah. Ia yakin organisasinya dapat membantu memberikan solusi terbaik bagi sistem halal untuk ekonomi Dubai yang berjalan dengan cepat.

" Visi yang luar biasa Sheikh Mohammed selaras dengan apa yang kita lakukan di IHI Alliance dan saya senang bisa membawa layanan kami kepada pelaku industri di Dubai untuk membantu mereka menangkap pasar di sektor makanan dan gaya hidup halal. IHI Alliance memiliki gabungan yang tepat dari profesionalisme, integritas dan visi," kata Azmi.

Azmi juga menyebut langkah Dubai menyeriusi dunia industri halal ini tepat waktu karena kini dunia menuntut produk bersertifikat halal. Dia menambahkan bahwa dengan dukungan dari pemerintah Dubai, IHI Alliance dapat melatih, menjadi konsultan dan mengesahkan bisnis di Dubai secara cepat dan efisien. Sehingga bisnis di Dubai menjadi bisnis halal dan bersertifikat.

IHI Alliance saat ini memiliki 144 anggota dari 42 negara, 53 di antaranya lembaga sertifikasi.

Beri Komentar