Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Di tengah ketidakpastian kondisi pasar keuangan dan perlambatan ekonomi global, minat masyarakat terhadap obligasi negara ritel seri ORI012 masih cukup tinggi.
Seperti dikutip dari situs Kementerian Keuangan, Selasa, 20 Oktober 2015, tercatat, realisasi pemesanan ORI012 mencapai Rp 27,707 triliun, lebih tinggi dibanding target indikatifnya, Rp 20 triliun. Atas total realisasi pemesanan tersebut, pemerintah kemudian melakukan data cleaning, sehingga total penjualan ORI012 mencapai Rp 27,439 triliun, yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.
“ Dengan 49.521 pemesanan yang tersebar di 34 provinsi di seluruh Indonesia,” jelas Direktur Surat Utang Negara, Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Loto Srinaita Ginting.
Dari 21 agen resmi penjual ORI012, 18 di antaranya berhasil mengumpulkan pemesanan di atas target yang telah ditetapkan pemerintah.
“ Bahkan, delapan agen penjual mengajukan permintaan tambahan kuota penjualannya,” tambahnya.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, rata-rata volume per pemesanan ORI012 mencapai Rp 554 juta, atau menunjukkan tren peningkatan dibanding penerbitan seri ORI sebelumnya.
Sebagai informasi, setelah melalui masa penawaran pada 21 September hingga 15 Oktober 2015, penjatahan ORI012 dilakukan kemarin, Senin (19/10). Sementara, setelmen akan dilakukan pada Rabu (21/10), dan pencatatan di Bursa akan dilakukan pada Kamis (22/10).
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya