Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Bursa Syariah Dibuka Melemah

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 20 Oktober 2015 09:24
Bursa Syariah Dibuka Melemah
Kurs rupiah pagi ini juga kembali tertekan. Rupiah menyentuh level 13.600 per dollar AS.

Dream - Bursa syariah Indonesia kembali dilanda tekanan jual di awal sesi perdagangan. Koreksi tajam emiten sektor infrastruktur menjadi motor penyeret pelemahan.

Aksi beli yang muncul perlahan-lahan sempat membuat sejumlah indeks saham acuan kembali ke zona hijau. Hingga 10 menit perdagangan, bursa saham nasional masih melaju fluktuatif.

Pada prapembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 20 Oktober 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) terpeleset 0,157 poin (0,11%) ke level 145,080.

ISSI kembali melemah 0,179 poin (0,12%) di sesi pembukaan ke level 145,058.

Tekanan jual di awal sesi juga membuat indeks saham bluechips syariah terkurung di zona merah. Jakata Islamic Index (JII) terkoreksi 1,120 poin (0,18%) ke level 610,991 di sesi prapembukaan.

Indeks JII masih turun 1,373 poin (0,22%) ke level 610,434 di sesi pembukaan.

Pelaku pasar memulai sesi pemanasan dengan mentransaksikan 48,4 juta saham syariah. Aksi jual beli ini melibatkan perputaran dana sebesa Rp 11,92 miliar.

Meski sebagian besar indeks sektoral bergerak naik, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga tak bisa lepas dari tekanan. IHSG membuka sesi prapembukaan dengan melemah 3,007 (0,07%) ke level 4.566,837.

Selain saham sektor infrastruktur yang turun hingga 1,02 persen, IHSG terseret pelemahan indeks sektor barang konsumsi yang turun 0,04 persen dan manufaktur 0,01 persen.

IHSG juga belum bisa keluar dari tekanan jual di sesi pembukaan. Kali ini IHSG melemah 3,495 poin (0,08%) ke level 4.566,349.

Meski melemah, IHSG sebetulnya banyak didominasi penguatan harga saham. Tercatat 18 emiten memulai sesi perdagangan di zona hijau. Sementara 15 lainnya bergerak turun

Transaksi di awal sesi mencaai Rp 17,64 miliar dengan 68,45 jta saham berpindahtangan. Pemodal asing mengubah posisinya dengan mencatat nett sell Rp 4,67 miliar.

Tekanan tak hanya terjadi di pasar saham Indonesia. Kurs rupiah terhadap dollar AS pagi ini juga sedikit mengalami tekanan. Rupiah saat ini terpangkas 121 poin (0,90%) menjadi 13.631 per dollar AS.

Beri Komentar