Fakta-fakta Menarik Pengantin Tajir Asal Surabaya

Reporter : Puri Yuanita
Jumat, 22 Juli 2016 14:28
Fakta-fakta Menarik Pengantin Tajir Asal Surabaya
Seperti apa ceritanya hingga mereka bisa menggelar pesta pernikahan dengan suvenir apartemen mewah?

Dream - Masyarakat Indonesia tengah dihebohkan dengan berita pengantin tajir asal Surabaya: Septian Suryawirawan dan Sylvie Yuliati. Sejoli ini menggelar pesta pernikahan super mewah dengan memberikan doorprize barang-barang mahal, mulai dari smartphone hingga apartemen. 

Nama keduanya mendadak terkenal, muncul di berbagai media massa dan ramai diperbincangkan netizen sosial media setelah menggelar pesta super mewah di Gedung Imperial Ballroom Golf and Family Club, Vila Bukit Regensi Pakuwon, Surabaya. Ada ratusan undangan yang hadir, mulai dari keluarga hingga selebritis.

Lantas siapa sebenarnya Septian Suryawirawan dan Sylvie Yuliati? Seperti apa ceritanya hingga mereka bisa menggelar pesta pernikahan semewah itu?

Untuk menjawab rasa penasaran Anda, berikut kami sajikan beberapa fakta menarik tentang pasangan tajir asal Surabaya itu.

1 dari 3 halaman

Dibuang Saat Bayi

Melihat sosoknya yang kini kaya raya, siapa sangka jika Septian sudah sering menyecap pahitnya hidup. Bahkan sejak kecil. Tian lahir prematur di sebuah rumah sakit di Surabaya dan begitu lahir sang ibu langsung meninggalkannya.

Ia pun dirawat oleh neneknya yang hanya hidup pas-pasan sebagai penjual sate telur puyuh.

Sejak itu, hubungannya dengan orangtua menjauh. Tian sempat mencari orangtuanya saat kelas 3 SMP, untuk meminta uang sekolah lantaran sang nenek sudah tak kuat membiayainya. Namun ditolak. Padahal kedua orangtuanya bukan dalam keadaan pas-pasan. Mereka punya sebuah usaha.

 

2 dari 3 halaman

Hanya Lulus SMP, Jadi Miliarder

Septian Suryawirawan ternyata adalah mantan pegawai marketing dari pesulap terkenal, Romy Rafael. Usianya baru menginjak 28 tahun, tapi siapa sangka pria yang hanya tamat SMP ini kini sukses bertransformasi menjadi miliarder muda.

Sejak kecil pria yang akrab disapa Tian ini hanya diasuh oleh sang nenek dan tinggal di gang sempit dalam rumah berukuran 3x7 meter. Neneknya bekerja menjadi penjual sate telur puyuh demi menunjang kehidupan mereka sehari-hari.

Hingga suatu hari, sang nenek tak lagi kuat bekerja dan Tian yang saat itu masih sangat muda terpaksa harus ikut mencari nafkah.

 

3 dari 3 halaman

Diremehkan, Pernah Jadi Badut

Sebelum sukses menjadi miliarder, perjuangan Tian mencari nafkah tak mudah. Ia jatuh bangun melakoni berbagai profesi. Diremehkan dan ditolak sana-sini.

Ia pernah menjadi badut di Tunjungan Plaza Surabaya sejak tahun 2000 sampai 2003 dengan bayaran hanya Rp 35 ribu selama 6 jam setiap hari. Setelah itu ia nekat mengadu nasib ke Jakarta mengikuti audisi magician, The Master. Namun sayang, Tian ditolak.

Meski begitu ia bersyukur lantaran magician terkenal Romy Rafael mau memberinya kepercayaan untuk menjadi kru marketing.

Setelah itu, ia beralih ke bisnis MLM dan ternyata menemukan passion-nya di sana. Bisnis MLM pula yang membawanya menjadi miliarder. Dan kini, Septian tinggal menikmati hasil kerja kerasnya selama ini.

Beri Komentar