LinkAja, Fintek `Keroyokan` BUMN Siap Tantang Go-Pay dan OVO

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 22 Februari 2019 15:42
LinkAja, Fintek `Keroyokan` BUMN Siap Tantang Go-Pay dan OVO
Layanan fintek berbasis QR Code ini meluncur hari ini, Jumat 22 Februari 2019.

Dream – Beberapa BUMN membuat layanan financial technology (fintek) bernama LinkAja. Layanan fintek berbasis QR Code ini meluncur hari ini, Jumat 22 Februari 2019.

Dikutip dari keterangan tertulis LinkAja yang diterima Dream, produk teknologi keuangan ini merupakan sinergi dari produk uang elektronik milik BUMN, yaitu e-cash dari PT Bank Mandiri Tbk (Persero), Unikqu dari PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero), Tbank dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero), serta T-Cash dan T-money dari Telkom Group.

Kehadiran LinkAja akan meramaikan pasar uang elektronik. Dia akan menjadi penantang Gopay—dompet digital yang dimiliki PT Gojek Indonesia, dan OVO. Dikutip dari keterangan tertulis Gojek pada awal Februari 2019, transaksi Gopay sepanjang 2018 mencapai US$6,3 miliar (Rp88,67 triliun).

Bagaimana dengan OVO? Dikutip dari berbagai sumber, tak disebutkan berapa jumlah transaksi OVO. Direktur OVO, Harianto Gunawan, mengatakan pada 2018, jumlah pengguna OVO naik 400 persen dan transaksinya tumbuh 75 kali lipat atau 1 miliar transaksi.

Dompet digital ini diharapkan bisa menyentuh lebih banyak lapisan masyarakat di kota-kota dan daerah pelosok Indoensia. Fintek ini diharapkan bisa mempercepat inklusi keuangan dan cashless society yang diusung pemerintah dalam Gerakan Nasional Non Tunai (GNTT).

Layanan keuangan ini bernaung di bawah PT Fintek Karya Nusantara (Finarya). Dengan keberadaan layanan ini, konsumen bisa mendapatkan keuntungan dan kemudahan. Dompet digital ini akan memberikan banyak promosi dan rewards menarik untuk pelanggan.

Untuk perusahaan BUMN, pengelolaan produk keuangan elektronik menjadi lebih efisien dan efektif karena berada dalam satu platform.

Pada dasarnya, tidak terdapat perbedaan signifikan pada layanan LinkAja. Beberapa fitur akan bervariasi dari sisi user experience dibandingkan dengan layanan sebelumnya. Layanan ini akan dilengkapi fitur-fitur lain ke depannya.

1 dari 1 halaman

Ingin Pakai LinkAja? Begini Caranya

Aplikasi LinkAja tersedia melalui Google Play Store di Android dan App Store untuk iOS. Pemindahan saldo dari akun uang elektronik milik Himbara ke LinkAja akan dimulai pada 1 Maret 2019.

Saldo pelanggan yang telah melakukan update ke LinkAja akan dikonversi secara otomatis. Jumlah saldonya juga akan sama dengan yang tertera di uang elektronik sebelumnya.

Pelanggan hanya perlu melakukan update aplikasi T-Cash (bagi pelanggan T-Cash) atau mengunduh dan registrasi aplikasi LinkAja di Google Play Store (Android) dan App Store (iOS) saat aplikasinya tersedia pada hari ini.

Layanan uang elektronik sebelumnya tidak bisa diakses lagi setelah layanan LinkAja meluncur pada 22 Februari 2019.

Pelanggan tidak dapat melakukan transaksi jika tidak melakukan update atau registrasi ke LinkAja terlebih dahulu. Kalau tak bersedia menjadi pelanggan fintek ini, pengguna uang elektronik bisa menutup akunnya dengan menghubungi cabang pelayanan bank pelat merah yang mengeluarkan uang elektronik.

Bagi pengguna T-Cash, cabang pelayanan Telkomsel bisa dihubungi untuk penutupan akun. (ism)

Beri Komentar
Canggih, Restu Anggraini Desain Mantel dengan Penghangat Elektrik