Diminta Kode OTP Usai Hadiah Pulsa Rp100 Ribu, Tabungan Ratusan Juta Dibobol

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 27 November 2020 08:45
Diminta Kode OTP Usai Hadiah Pulsa Rp100 Ribu, Tabungan Ratusan Juta Dibobol
Waduh, ada penipuan bermodus isi pulsa?

Dream – Sahabat Dream, lebih baik kamu berhati-hati saat menerima penipuan bermodus panggilan telepon yang mengatasnamakan bank. Jangan sampai rekeningmu dikuras habis oleh pelaku.

Dikutip dari surabayapost.id, Jumat 27 November 2020, seorang wanita bernama Ayu Kartika kehilangan tabungan yang memiliki saldo ratusan juta rupiah. Dia terkena penipuan bermodus pengisian pulsa dari pelaku yang mengaku pegawai salah satu bank BUMN.

Kejadian ini berlangsung pada 22 November 2020. Kala itu, Ayu menerima telepon dari oknum yang mengaku dari bank. Pelaku menyebut korban mendapatkan pulsa sebesar Rp100 ribu.

“ Orang itu mengatakan, selamat ibu, dapat pulsa 100 ribu. Setelah itu saya ditransfer dan suruh mengecek pulsanya apakah sudah masuk atau belum. Kemudian saya cek, pulsanya memang sudah masuk. Terus dia (penipu) ini bilang lagi ibu akan dapat lagi lima kali, masuknya 100 ribuan sebanyak lima kali,” kata Ayu di Malang, Jawa Timur.

 

1 dari 3 halaman

Lupa Tak Boleh Berikan OTP ke Orang Lain

Selanjutnya, pelaku mengatakan akan muncul kode OTP yang akan dikirim phak bank kepada Ayu. Lalu,perempuan berusia 35 tahun ini diminta untuk menyebutkan kode OTP.

Ayu mengaku sempat tiga kali memberitahukan kode OTP yang masuk ke nomor ponselnya. Namun saat mendapat kode OTP keempat, Ayu baru menyadari jika nasabah dilarang keras memberitahukan kode OTP kepada orang lain. 

“ Setelah itu saya bilang ini penipuan ya, pelakunya bilang nggak ibu dan menjelaskan banyak, akhirnya dimatikan sama pelaku,” kata dia.

2 dari 3 halaman

Kaget Lihat Saldo ATM

Tak lama setelah komunikasi tersebut diputus, Ponsel Ayu menerima pesan pemberitahuan yang mengabarkan adanya transaksi transfer dana senilai Rp49 juta. Setelah itu muncul kembali pemberitaan transaksi kedua sebesar Rp 49 juta sekian, disusul transaksi Rp1,9 juta dan terakhir Rp1 juta.

Panik mendapat pesan tersebut, korban langsung menuju mesin ATM untuk mengecek saldo tabungannya. Korban begitu kaget sat melihat saldo yang awalnya sebesar Rp108 juta lebih, hamya tersisa Rp 6,5 juta.

“ Saya ke ATM, saya cek saldo, tinggal Rp 6,5 juta. Setelah itu saya pergi ke BRI pusat, saya laporkan untuk memblokir itu,” kata dia.

 

3 dari 3 halaman

Pasrah dan Berharap Pelaku Tertangkap

Saat dicek, muncul transaksi transfer dari rekening korban ke sebuah rekening atas nama Rudy Wibowo Budhianto dan juga sebuah rekening atas nama yang dalam transaksi terlihat samar namanya, yakni SU******S A****G.

Akibat kejadian tersebut, korban menderita kerugian sekitar Rp101 juta. Korban langsung melaporkan kejadian yang menimpanya ke Polresta Malang Kota. 

“ Semoga pelakunya segera tertangkap dan bila memang rezeki uang saya bisa kembali, ini juga jadi pembelajaran buat saya. Semoga tidak terulang lagi, semua juga harus hati-hati,” kata dia.(Sah)

Beri Komentar