Gelar ISEF Virtual Perdana, Gubernur BI Petik 3 Pelajaran dari Pandemik Corona

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 7 Agustus 2020 18:35
Gelar ISEF Virtual Perdana, Gubernur BI Petik 3 Pelajaran dari Pandemik Corona
Wapres RI mengingatkan pelaku ekonomi syariah untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru di tengah Pandemik Covid-19

Dream - Gelaran tahunan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2020 berlangsung berbeda. Pandemik Covid-19 yang masih melanda Tanah Air membuat event ini digelar secara daring memanfaatkan teknologi.

“ Adaptasi merupakan kunci bagi pelaku usaha syariah agar dapat bertahan di tengah pandemi Covid-19," kata Wakil Presiden Republik Indonesia, KH. Ma’ruf Amin saat melakukan kick off rangkaian kegiatan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2020, Jumat, 7 Agustus 2020.

Wapres mengingatkan pelaku usaha syariah untuk beradaptasi dengan kebiasaan baru, termasuk pemanfaatan teknologi dalam pelaksanaan transaksi serta aspek higienis dari produk yang dihasilkan.

Gelaran ISEF tahun ini memang berbeda dari penyeleggaraan sebelumnya. ISEF ke-7 ini untuk pertam kalinya hadir dalam satu virtual platform didukung kolaborasi dari Kementerian dan Lembaga anggota Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH), dan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

Lembaga lain yang ikut terlihat adalah Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika – Majelis Ulama Inodnesia (LPPOM-MUI), Dewan Syariah Nasional (DSN-MUI), Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI), Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), serta Dewan Masjid Indonesia (DMI).

 

1 dari 2 halaman

Gubernur BI Petika 3 Pelajaran dari Pandemik

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo sebagai pihak penyelenggara dalam sambutannya mengharapkan rangkaian kegiatan ISEF 2020 akan membangkitkan spirit positif dan optimisme bagi pelaku usaha, khususnya pelaku usaha syariah. Momentum ini menjadikan ISEF 2020 semakin kuat urgensinya untuk lebih digaungkan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Perry Warjiyo juga mengingatkan bahwa Allah SWT telah mengajarkan manusia tiga hal penting dalam menghadapi musibah, termasuk pandemi Covid-19 ini. pelajaran Pertama, kita harus semakin sabar dan tawakal kepada Allah SWT, karena Allah selalu dekat dengan kita.

Pelajaran kedua di masa pandemik Covid-19 adalah setiap orang harus optimistis jika di setiap kesulitan selalu ada kemudahan. Terakhir, Allah SWT kemungkinan sedang menunjukkan peradaban baru bagi umat manusia, era digital, termasuk ekonomi-keuangan syariah digital.

I

2 dari 2 halaman

Rangkaian Kegiatan ISEF 2020

SEF 2020 kali ini mengangkat tema “ Mutual Empowerment in Accelerating Sharia Economic Growth through Promoting Halal Industries for Global Prosperity”. Event yang puncaknya berlangsung pada 27 - 31 Oktober 2020, akan menjadi kegiatan ekonomi syariah internasional secara virtual pertama yang bersifat komprehensif, mengintegrasikan seluruh komponen utama penggerak ekonomi dan keuangan syariah, baik pada skala nasional maupun internasional.

Rangkaian kegiatan ISEF 2020 terdiri dari 22 serial discussion melalui webinar, 500 exhibition, 7 business matching, dan 8 business coaching, silahturami nasional, dialog pemberdayaan ekonomi dan usaha pesantren termasuk pelaksanaan festival ekonomi syariah (fesyar) di 3 Provinsi, yaitu Nusa Tenggara Barat, Sumatera Barat dan Jawa Timur serta pelaksanaan kompetisi nasional dan 10 international showcase.

Berbagai pertemuan internasional juga akan dilaksanakan, antara lain International Contemporary Fiqih Conference bersama DSN-MUI dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Mesir, Islamic Digital Economy Conference bersama SESRIC-OIC, serta International Halal Lifestyle Conference.

Ke depan, upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang dilakukan Bank Indonesia sebagai bagian dari upaya nasional, tetap akan difokuskan dengan pendekatan ekosistem yang terintegrasi untuk mendukung program kerja yang telah terkoordinasi pada Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).

Beri Komentar