Riset: Cuma 8% Anak Muda Indonesia Belanja Sesuai Anggaran

Reporter : Ferdike Yunuri Nadya
Selasa, 16 Agustus 2022 18:36
Riset: Cuma 8% Anak Muda Indonesia Belanja Sesuai Anggaran
Sebanyak 42% generasi muda Indonesia merasa percaya diri bahwa perencanaan finansial mereka saat ini

Dream - Mengelola keuangan adalah hal yang mudah diucapkan namun sulit dilaksanakan. Banyak generasi muda yang sudah merasa percaya diri dengan kondisi finansial namun tak menyadari kesehatan keuangannya tak seperti yang diperkirakan.  

Padahal banyak anak muda yang berangan-angan bisa menjalani kebebasan finansial. Definisi kebebasan finansial tersebut seperti membeli rumah impian, pensiun dini, pendidikan anak yang terpenuhi, atau memiliki banyak tabungan dan emas ataupun dana darurat.

Temuan soal keyakinan anak muda tentang kondisi kesehatan keuangan itu terungkap dari riset tahunan Financial Fitness Index 2022 yang dibuat OCBC NISP berkkolaborasi dengan NielsenIQ.

Hasil riset menunjukkan sebanyak 42 persen generasi muda Indonesia merasa percaya diri bahwa perencanaan finansial saat ini akan memberikan kesuksesan finansial di masa depan.

Skor tingkat kepercayaan diri anak muda terhadap kebebasan keuangannya juga mengalami kenaikan dari 37.72 pada tahun 2021 menjadi 40,06 di tahun ini.

Ferdike Yunuri Nadya/ Dream© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream

“ Meskipun demikian, sebanyak 76% masyarakat Indonesia memiliki kebiasaan keuangan yang perlu dibenahi,” jelas Chinni Yanti Tjhin, Retail Proposition Division Head Bank OCBC NISP pada acara OCBC NISP Financial Fitness Index 2022, Senin 15 Agustus 2022.

1 dari 3 halaman

Tidak Punya Dana Darurat

Ferdike Yunuri Nadya/ Dream© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream

Meskipun generasi muda percaya diri bahwa perencanaan finansial mereka saat ini telah baik, faktanya masih banyak kebiasaan keuangan yang perlu dibenahi.

Hal tersebut dibuktikan dengan 80 persen dari responden yang tidak melakukan pencatatan anggaran. Yang cukup mengejutkan adalah hanya 26 ppersen generasi muda yang mengaku telah memiliki dana darurat.

 

2 dari 3 halaman

Hanya 17 Persen yang Punya Pendapatan Pasif

Hasil riset juga menemukan hanya 17 persen responden yang sudah memiliki pendapatan pasif, 8 persen menggunakan uang sesuai anggaran, dan hanya 22 persen yang benar-benar paham mengenai produk investasi yang mereka miliki.

Ferdike Yunuri Nadya/ Dream© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream

“ Sedikitnya generasi muda yang menabung dan berinvestasi secara terstruktur merupakan kondisi yang mengkhawatirkan, sebab memiliki kesadaran saja tidak cukup untuk mencapai aspirasi keuangan,” tambah Chinni Yanti Tjhin.

3 dari 3 halaman

Uang yang Bekerja untuk Kita

Padahal di usia produktif ini adalah saatnya kita memikirkan bagaimana agar uang bekerja untuk diri kita. Salah satu caranya adalah dengan segera mengambil sikap dengan mulai mengubah cara menabung dan berinvestasi sehingga kita dapat mewujudkan hal yang diimpikan dalam 5-10 tahun ke depan. Seperti membeli rumah dan memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak.

Ferdike Yunuri Nadya/ Dream© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream

“ Anak muda yang memiliki produk investasi seperti reksadana, saham, cryptocurrency, bertambah menjadi 9% di tahun ini, namun sayangnya secara umum, 78% menyatakan mereka tidak sepenuhnya memahami resiko dan manfaat dari produk investasi,” jelas Inggit Primadevi, Director Consumer Insights di NielsenIQ Indonesia pada kesempatan yang sama.

Mereka cenderung berinvestasi karena mengikuti tren di masyarakat dan menganggap investasi adalah cara cepat untuk mendapatkan keuntungan yang besar.

Seiring dengan menjelang momen kemerdekaan Indonesia yang ke-77, OCBC mengajak #BangkitSehatFinansial cara menabung dengan tepat. Sehingga, tidak hanya sekadar melihat dan mengejar jumlah keuntungan secara instan. Namun mulai menerapkan transformasi cara menabung dengan mendiversifikasikan uang mereka ke beberapa instrumen keuangan, seperti membagi tabungan dengan deposito, tabungan berjangka, dan investasi reksadana harian.

Ferdike Yunuri Nadya/ Dream© Ferdike Yunuri Nadya/ Dream

“ NYALA OCBC NISP telah mempersiapkan solusi Check kesehatan financial, Choose kelas-kelas edukasi dan Cuan untuk mendukung mereka mengambil langkah konkret meraih kondisi yang #FinanciallyFit,” tambah Amir Widjaya, Marketing & Lifestyle Business Division Head Bank OCBC NISP pada kesempatan yang sama.

Beri Komentar