GoFood Klaim Kuasai Pasar Asia Tenggara, Ada 50 Juta Transaksi Sebulan

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 19 September 2019 16:36
GoFood Klaim Kuasai Pasar Asia Tenggara, Ada 50 Juta Transaksi Sebulan
Jumlah transasi GoFood meningkat dua kali lipat dalam enam bulan terakhir.

Dream – Layanan aplikasi pesan antar di Indonesia kini telah menjadi gaya hidup masyarakat perkotaan. Tak hanya di Indonesia, layanan antar jemput makanan GoFood diklaim semakin populer di kawasan Asia Tenggara. 

Dalam enam bulan terakhir, jumlah transaksi GoFood dilaporkan meningkat dua kali lipat. Dengan pelayanan pesan-antar mencapai 50 juta transaksi di seluruh Asia Tenggara setiap bulannya.

" Kami melihat, GoFood sudah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari, dengan GoFood konsumen tidak perlu menghabiskan waktu mengantri di restoran karena ribuan pilihan menu ada dalam genggaman,” kata Chief Food Officer Gojek Group, Catherine Hindra Sutjahyo, di Jakarta.

Menurut Catherine,  bisnis pesan-antar makanan Gojek, Gofood, memimpin bisnis layanan pesan antar makanan.

Catherine memperkirakan pasar GoFood ditingkat regional telah mencapai 75 persen. Klaim tersebut mengacu pada laporan App Annie yang menyebutkan pengguna GoFood 1,5 kali lebih banyak dibanding kompetitor.

GoFood juga menggunakan data kajian Nielsen yang memperlihatkan konsumen di Tanah Air lebih banyak memilih GoFood. Terakhir, survei internal Gojek menyebutkan bahwa layanan GoFood dinilai lebih berkontribusi terhadap pertumbuhan bisnis mitra.

Survei dari Nielsen Singapura di tujuh kota besar Indonesia menunjukan 84 persen masyarakat Indonesia menggunakan lebih dari satu aplikasi pesan antar makanan.

Hasil riset Nielsen menyatakan ada 42 persen konsumen urban di kota besar belum menggunakan pesan antar makanan dalam tiga bulan terakhir.

" Penelitian kami terkait perilaku pengguna layanan pesan-antar makanan di Indonesia mengungkapkan banyak peluang yang belum tersentuh di Indonesia," kata Catherine

1 dari 7 halaman

Kenyamanan Faktor Utama

Executive Director of Consumer Insight Nielsen Singapura, Garick Kea mengatakan dengan 95 persen masyarakat Indonesia yang memilih membeli makanan siap santap, industri pesan antar makanan berpotensi tumbuh besar.

“ Persepsi positif konsumen terhadap Gojek membuat Gojek berada di posisi yang menguntungkan,” kata Garick.

Pertumbuhan GoFood terus dimanfaatkan untuk terus berupaya menghadirkan layanan yang bisa menjadi pilihan utama masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“ Kami akan terus memperkuat ekosistem teknologi agar bisa mengajak lebih banyak mitra merchant untuk tumbuh bersama GoFood." kata Catherine.

(Sah, Laporan: Vika Novianti Umar)

2 dari 7 halaman

Pesan Gofood Minta Alat Makan Sekali Pakai Kena Charge Rp3000

Dream - Layanan pesan antar makanan Gofood yang berada dalam naungan Gojek, mulai berupaya dalam mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

Lewat sebuah inisiatif Gogreener, langkah ini bertujuan untuk memudahkan konsumen, mitra merchant, dan driver menjalani gaya hidup ramah lingkungan.

 

 

" Kami berkomitmen untuk membuat teknologi yang memudahkan hidup konsumen dan merchant kami, termasuk dalam penerapan gaya hidup mereka yang ramah lingkungan," kata Catherine Hindra Sutjahyo Chief Food Officer Gojek Group saat konferensi pers GoGreener, pada Kamis, 08 Agustus 2019, di Jakarta.

Startup yang dipimpin anak bangsa, Nadiem Markarim mengeluarkan inisiatif baru yaitu konsumen bisa memilih untuk tidak memesan alat makan sekali pakai dan dapat menambahkan alat makan secara opsional di daftar menu.

3 dari 7 halaman

Alat Pengantar Makanan Dibuat Lebih Besar

Inisiatif kedua adalah tas pengantar makanan baru untuk mitra pengemudi. Dirancang khusus dengan kompartemen yang lebih luas dan kualitas tinggi, cara ini dilakukan agar dapat menyimpan dan mengantar makanan.

" Dengan menambahkan biaya ke dalam menu makanan, jadi mengurungkan niat konsumen untuk menggunakan alat makan sekali pakai," Nila Martia Chief Corporate Affairs Gojek.

Para pemesan makanan lewat Gofood yang memilih untuk memakai alat makan sekali pakai nantinya akan dikenakan biaya tambahan berkisarRp1.000 hingga Rp3.000. 

Sejak dijalankan dua bulan terakhir, konsumen yang masih tetap memilih menggunakan alat makan plastik hanya 1 persen dari total pemasan makanan melalui Gofood.

4 dari 7 halaman

Didukung WWF

Sebagai penyedia layanan pesan antar makanan terbesar di Indonesia dan Asia Tenggara, Gofood berkolaborasi dengan berbagai lembaga dan organisasi pemberdayaan lingkungan, seperti Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLKH), Plastik Detox, Gerakan Indonesia Diet kantong Plastik, dan World Wildlife Fund (WWF) Indonesia.

 

 shutterstock

 

" Sebagai dukungan terhadap Gojek, WWF Indonesia mengambil peran sebagai mitra pengetahuan dengan menyediakan sarana edukasi kepada merchant, driver, dan user untuk membangun kesadaran, perubahan perilaku, dan pada akhirnya membentuk kebiasaan peduli lingkungan dengan tidak lagi menggunakan plastik sekali pakai," kata Imam Musthofa Direktur kelautan dan Perikanan WWF Indonesia.

(Sah, Laporan: Vika Novianti Umar)

5 dari 7 halaman

Ternyata Ini Arti di Balik Logo Baru Gojek

Dream – Gojek telah menyegarkan tampilan logonya. Kini kamu takkan lagi melihat gambar sopir ojek di jaket driver online pesanan kamu. 

Logo Gojek menghilangkan gambar sopir ojek dan motornya dan berganti lingkaran tak sempurna dengan titik di bagian tengah.

PT Aplikasi Karya Anak Bangsa, perusahaan pencipta Gojek akan mengganti logo di atribut mitra pengemudi, seperti jaket dan helm.

Perusahaan yang dipimpin Nadiem Makarim ini juga meningkatkan kualitas helm dan jaket pengemudi sehingga lebih aman.

Menurut Nadiem, Gojek saat ini sudah berubah total dari awal mula pendiriannya. Tak hanya melayani jasa ojek online, Gojek kini mewadahi bermacam-macam merchant. Perubahan inilah yang memelrukan simbol atau logo baru yang bisa mewadahi semuanya.

“ Banyak merchant yang komplain kenapa sih logo kita nggak di-present. Untuk itulah kami memilih simbol yang universal dan bisa diinterpretasikan macam-macam,” kata Nadiem di Jakarta, Senin 22 Juli 2019.

6 dari 7 halaman

Ini Arti Logo Baru Gojek

Nadiem mengatakan logo anyar Gojek dia beri nama “ solve”. Gambarnya sesuai dengan imej Gojek, yaitu one stop solution.

“ Dengan satu aplikasi, pengguna bisa menyelesaikan masalah melalui 20 layanan yang disediakan Gojek,” kata dia.

 

 

Jika diperhatikan lagi, logo ini menyerupai ikon driver yang terdapat di fitur layanan GoRide di aplikasi Gojek.

“ Kami bangga dengan para mitra Gojek yang mampu berkembang bersama kemajuan teknologi. Mereka berperan aktif dalam menggerakan pertumbuhan ekonomi digital dengan membantu mempermudah hidup jutaan masyarakat setiap hari,” kata Nadiem.

(Sah, Laporan: Alfi Salima Putri)

7 dari 7 halaman

Berubah Drastis, Inilah Logo Baru Gojek

Dream – Gojek Indonesia mengubah logo yang selama ini dipakainya. Aplikasi besutan dari PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (PT Gojek Indonesia berharap kehadiran logo baru semakin memperkuat posisi perusahaan sebagai penyedia jasa layanan ride hailing di kawasan Asia Tenggara.

Founder dan CEO Gojek Group, Nadiem Makarim, menjelaskan perubahan logo ini menandakan evolusi Gojek dari layanan ride hailing menjadi ekosistem yang terintegrasi.

“ Logo baru ini melambangkan alasan utama hadirnya Gojek, yaitu memecahkan masalah melalui teknologi,” kata dia di Jakarta, Senin 22 Juli 2019.

Nadiem mnejelaskan logo itu melambangkan satu tombol untuk semua. Lingkaran di logo baru ini mewakili ekosistem Gojek yang semakin solid dan bermanfaat bagi semua.

Logo baru Gojek juga dirancang untuk mewakili semangat perusahaan yang ingin selalu menawarkan cara pintar dalam mengatasi tantangan yang dihadapi para pengguna untuk hidup yang lebih mudah bagi konsumen.

Sementara bafi para mitra, Logo baru ini berarti akses pendapatan tambahan yang lebih luas serta peluang pertumbuhan bisnis bagi para merchant.

“ Selain melambangkan kekuatan ekosistem Gojek, rebranding ini sekaligus menjadi apresiasi kepada pengguna dan mitra kami,” kata dia.

(Sah, Laporan: Alfi Salima Puteri)

Beri Komentar
Rumah Emas Selamat dari Tsunami, Ini Amalan Sang Pemilik