Terungkap, Dana Pembelian 51% Saham Freeport

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 12 Juli 2018 18:52
Kepemilikan pemerintah atas saham Freeport pun meningkat.

Dream – Indonesia sah menjadi pemegang saham terbanyak perusahaan tambang emas terbesar dunia, PT Freeport Indonesia. Kepastian itu diperoleh setelah PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) dan Freeport McMoran Inc menandatangi kesepakatan divestasi 51 persen saham Freeport.

Sebagai momentum bersejarah, penandatanganan kesepakatan itu disaksikan langsung oleh empat orang menteri yaitu Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, Menteri BUMN, Rini Soemarno. Tampak hadir juga Executive Director Freeport, Tony Wenas.

Penandatanganan kesepakatan Head of Agreement (HoA) dilakukan antara Presiden Direktur Freeport McMoran, Richard Adkerson, dan Direktur Utama PT Inalum (Persero), Budi Gunadi Sadikin.

“ Pada hari ini, tanggal 12 Juli 2018, hari Kamis, baru saja dilakukan Head of Agreement (HoA) antara Inalum dengan Freeport McMoran dan Freeport Indonesia, Rio Tinto,” kata Sri Mulyani, di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com.

Dengan kesepakatan tersebut, kepemilikan saham pemerintah di Freeport Indonesia meningkat dari sebelumnya hanya 9,36 persen.

Sri Mulyani mengatakan penandatanganan HoA ini merupakan langkah maju dan strategis untuk mewujudkan kesepakatan Indonesia dengan Freeport McMoran pada 27 Agustus 2017 lalu.

“ Dengan ditandainya HoA yang tadi disaksikan, maka telah dicapai proses divestasi sebagaimana telah dilakukan penandatanganan oleh Inalum dan Freeport McMoran,” kata dia.

Dalam perjanjian tersebut, Inalum diwajibkan mengeluarkan dana sebesar US$ 3,85 miliar atau Rp 55,37 triliun untuk membeli hak partisipasi Rio Tinto di PTFI dan 100 persen saham FCX di PT Indocopper Investama, yang memiliki 9,36 persen saham di PTF.

Para pihak yang terlibat dalam kesepakatan tersebut akan menyelesaikan perjanjian jual beli ini sebelum akhir tahun 2018.

(Sah)

Beri Komentar
Ahmad Dhani: Al Ghazali Idap Penyakit Langka