Bos Freeport Cari CEO Pengganti Chappy Hakim

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 20 Februari 2017 17:46
Bos Freeport Cari CEO Pengganti Chappy Hakim
Chappy Hakim telah memutuskan mundur dari kursi presiden direktur Freeport Indonesia.

Dream – Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Chappy Hakim, memutuskan untuk resign. Perusahaan tambang multinasional itu sedang mencari pengganti Chappy.

“ Kami masih mencari penggantinya,” kata CEO Freeport McMorran Inc., Richard C. Adkerson, di Jakarta, dilansir dari Merdeka.com, Senin 28 Januari 2017.

Sekadar informasi, Chappy memutuskan melepas jabatannya sebagai pimpinan Freeport Indonesia. Namun, mantan KSAU TNI ini tetap menjadi penasihat Freeport Indonesia.

“ Saya ingin menyampaikan penghargaan ke Chappy. Dia telah menjadi presiden direktur. Dia memutuskan untuk mundur, tetapi tetap aktif sebagai senior adviser. Kami mengapresiasinya,” kata Adkerson.

Sekadar informasi, Freeport menunjuk Chappy sebagai petinggi Freeport pada 20 November 2016. Chappy menggantikan presiden direktur terdahulu, Maroef Sjamsoeddin, yang mengundurkan diri.

 

Chappy Hakim beralasan, pengunduran dirinya disebabkan posisinya sebagai Presiden Direktur menyita waktu yang banyak. Sehingga, tidak bisa secara bersamaan mengurus PTFI dan keluarganya.

Meski mengundurkan diri dari jabatannya, Chappy berjanji akan melanjutkan dukungannya terhadap perusahaan tersebut.

" Menjabat sebagai Presiden Direktur PTFI memerlukan komitmen waktu yang luar biasa,"  kata Chappy.

Ancam Arbitrase

Pada bagian lain, Freeport McMoran telah mengirimkan surat ke Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan terkait perubahan status Kontrak Karya (KK) ke Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) secara sepihak.

Perusahaan tambang AS ini meminta pemerintah mengkaji ulang pengubahan KK menjadi IUPK tersebut.

Presiden Direktur Freeport McMoran Richard C Adkerson mengatakan pihaknya memberikan waktu 120 hari untuk berunding dengan pemerintah terkait pengubahan status tersebut. Apabila terjadi ketidaksepakatan, maka Freeport akan mencoba ke jalur arbitrase internasional.

" Jika tidak dapat menyelesaikan perbedaan itu dengan pemerintah, maka Freeport bisa melaksanakan hak nya untuk menyelesaikan dispute itu. Jadi hari ini Freeport tidak melaporkan arbitrase, tapi kita memulai proses untuk melakukan arbitrase," ujarnya di Hotel Fairmont.

(Sah)

Beri Komentar