Incar Wanita, Bank Syariah Buat Kartu Kredit Aroma Parfum

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 6 Februari 2015 07:30
Incar Wanita, Bank Syariah Buat Kartu Kredit Aroma Parfum
Bank-bank syariah berlomba mengeluarkan produk inovatif bagi nasabah perempuan.

Dream - Lembaga keuangan terus dituntut kreatif membuat strategi jitu memikat nasabah baru. Dari beragam cara yang ditempuh, strategi bank syariah di kawasan teluk ini terbilang unik. Al Hilal Bank PJSC berinovasi dengan mengeluarkan kartu kredit dengan aroma khusus.

Bank milik pemerintah Abu Dhabi ini dilaporkan telah menerbitkan kartu kredit wangi dengan sasaran utama nasabah perempuan. Cara ini sudah dilakukannya sejak satu bulan lalu.

Al Hilal begitu tergiur dengan pangsa pasar nasabah perempuan yang belum digarap serius. Padahal jumlah perempuan pekerja telah meningkat cukup tajam beberapa tahun terakhir ini di Uni Emirat Arab.

Strategi berbeda dilakukan Bank Nizwa SAOG. Bank syariah di Oman ini mulai menyediakan layanan jasa perbankan khusus perempuan sejak Oktober tahun lalu. Sementara Abu Dhabi Islamic Bank PJSC juga sudah menerbitkan kartu kredit khusus perempuan sejak Juni tahun lalu.

" Segmen perempuan telah menjadi fokus perbankan syariah sekarang," kata Ashruff Jamall, kepala divisi keuangan syariah PricewaterhouseCoopers LLC di Dubai seperti dikutip Dream dari laman Bloomberg, Jumat, 6 Februari 2015.

Ashruff mengklaim kartu kredit wangi dari Al Hilal telah diterima pasar dengan baik. Bahkan dirinya sesumbar jika strategi ini kemungkinan akan diikuti bank-bank lain dengan mengeluarkan produk yang lebih banyak.

Bank-bank syariah di kawasan Teluk ini memang berusaha keras menyambut kekuatan ekonomi perempuan yang tumbuh pesat di 6 negara anggota Gulf Cooperation Council (GCC).

" Proporsi penduduk perempuan di pasar tenaga kerja melonjak menjadi rata-rata 38 persen dari 28 persen dalam dua dekade sampai 2013," menurut data Bank Dunia.

Kekayaan bersih perempuan di GCC tumbuh sebanyak 15 persen menjadi sekitar US$ 258 miliar dalam 10 tahun hingga 2023, menurut Kuwait Finance Centre, pengelola aset dan bank investasi.

Penelitian PwC yang diterbitkan pada bulan Oktober melaporkan mayoritas perempuan di wilayah Teluk memiliki rekening bank sendiri. Pelanggan perempuan juga cenderung susah berganti bank daripada laki-laki.

" Salah satu misi kami adalah memastikan perbankan syariah melayani semua segmen, termasuk perempuan modern UEA," kata Mohamed Zaqout dari Al Hilal.

" Pasar syariah berkembang dan kami ingin menawarkan sesuatu yang unik untuk sektor yang penting ini," tambah Zaqout. (Ism) 

Beri Komentar