Saham Properti Lesu Pembeli, Indeks Syariah Berbalik Melemah

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Selasa, 12 September 2017 16:41
Saham Properti Lesu Pembeli, Indeks Syariah Berbalik Melemah
Ada dua indeks sektoral yang `terjun bebas`.

Dream - Laju penguatan indeks acuan saham syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) di awal pekan ini tak bisa bertahan lama. Dua indeks saham syariah gagal mengikuti laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih bisa bertahan di zona hijau. 

Sentimen bursa regional yang bergerak menguat belum cukup membuat pelaku pasar memburu saham-saham syariah di pasar modal Indonesia. Namun kabar baik muncul dari pemodal asing yang mulai mengurangi aksi jual saham syariah. 

Pada penutupan perdagangan harian BEI, Jakarta, Selasa 12 September 2017, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) bergerak lemah 0,480 poin (0,26%) ke level 185,466. ISSI dibuka menguat di level 186,180 saaat perdagangan dimulai dan sempat menyentuh level tertinggi di 186,261.

Indeks bluechip syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga ikut merosot 1,970 poin (0,26%) ke level 744,969 poin. 

Transaksi perdagangan saham syariah hari ini sedikit lebih sepi setelah investor hanya memperdagangkan 36,8 juta saham dari 200.202 kali frekuensi transaksi. Dari aksi jual beli itu, investor menggelontorkan dana hingga Rp 3,48 triliun, sedikit lebih tinggi dari perdagangan awal pekan kemarin.

Pemodal asing memang masih melakukan aksi jual saham syariah namun dengan nilai nett sell berkurang menjadi Rp 138 miliar. 

Kalangan investor kembali aktif melepas portofolio saham properti dan pertambangan yang turun tajam 1,5 persen dan 1,04 persen.

Emiten-emiten keping biru syariah top gainer yang menjadi incaran investor adalah INDF yang harga sahamnya naik Rp100, TPIA Rp100, ICBP Rp75, UNVR Rp75, dan EXcL Rp650.

Sebaliknya, indeks JII yang menjadi top loser adalah  LPPF turun Rp325, AKRA Rp300, UNTR Rp250, WSKT Rp240, dan PTBA Rp175.

Dari pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 28 poin (0,21%) ke level Rp13.193 per dolar AS.

Beri Komentar