IHSG Lompat Double Digit, Indeks Syariah Ikut Melayang

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Kamis, 26 Maret 2020 17:17
IHSG Lompat Double Digit, Indeks Syariah Ikut Melayang
Rupiah mulai perlahan bangkit.

Dream - Usai rehat satu hari karena libur Hari Nyepi, kecemasan investor terhadap isu wabah virus corona, Covid-19 untuk sementara mereda. Langkah cepat sejumlah negara mengucurkan stimulus memberi ketenangan bagi pelaku pasar. 

Dalam dua hari terakhir, nilai tukar dollar AS terhadap rupiah juga semakin menjinak. Meski masih di atas level Rp16.000, data kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia hari ini mencatat rupiah naik lagi 158 poin menjadi Rp16.328.  

Sejumlah sentimen positif itu membuat investor kembali berani melantai di Bursa Efek Indonesi (BEI). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan hari ini, Kamis, 26 Maret 2020, bahkan menguat double digit.

IHSG sore ini menutup perdagangan dengan melompat 401,272 poin (10,19%) ke level 4.338,904.

Aksi beli investor ini turut membuat tiga indeks acuan saham syariah juga ikut melambung. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) naik 10,529 poin (9,08%) ke level 126,475.

Sentimen aksi buyback sejumlah emiten menarik minat pelaku pasar untuk kembali membeli saham-saham yang sudah turun tajam. Sejak dibuka di level 115,946, ISSI terus menanjak dan bertengger di level tertinggi 127,225. ISSI sempat tergelincir di 115,482.

Kenaikan double digit juga diukir dua indeks keping biru syariah. Jakarta Islamic Index (JII) ditutup meroket 50,455 poin (12,81%) ke level 444,318.

Sementara indeks syariah paling bungsu, indeks JII70 melesat 16,246 poin (12,33%) ke level 147,669.

1 dari 5 halaman

Investor Mulai Gencar Beli Saham

Sentimen positif ini membuat investor makin pede melantai di bursa. Indeks sektoral tumbuh double digit. Indeks sektor barang konsumsi melesat 12,99 persen, keuangan 12,96 perse, dan infrastruktur 11,43 persen,

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah INTP yang harga saham meningkat Rp2.050, ICBP Rp1.200, GMTD Rp1.125, UNVR Rp1.100, dan UNTR Rp1.050.

Sebaliknya, yang menjadi top loser kali ini adalah TCID yang harga sahamnya melorot Rp650, MAPA Rp180, EPMT Rp140, NFCX Rp120, dan BUKK Rp85.

Pada 16.30, rupiah menguat terhadap dolar AS. Kurs dolar AS melemah 200 poin (1,23%) ke level Rp16.300.(Sah)

2 dari 5 halaman

Kurs Rupiah Bikin Cemas, Indeks Syariah Tetap Lemas

Dream - Indeks syariah masih belum bertenaga di dua hari perdagangan ini. Meski bursa regional sedikit bersemangat dengan guyuran dari stimulus dari masing-masing negara, pemodal domestik masih dibayangi nilai tukar rupiah yang belum menguat tajam.

Pada perdagangan hari ini, Selasa, 24 Maret 2020, Bank Indonesia (BI) mencatat ada kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS. Data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) BI melaporkan dollar AS diperdagangkan di level Rp16.486 atau menguat 122 poin.

Kecemasan pelaku pasar itu membuat lantai bursa minim transaksi beli. Hal yang sama berpengaruh pada laju bursa saham syariah di BEI namun dengan pelemahan yang tak terlalu tinggi.  

 

 © Dream

 

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) sore ini ditutup melemah 1,812 poin (1,54%) ke level 115,946. Setelah dibuka di 117,758, ISSI sempat menanjak ke level 120,448. Namun, pelemahannya tak berlangsung lama dan ISSI kembali merosot ke level 115,102.

Koreksi sedikit tajam terjadi pada dua indeks keping biru syariah. Jakarta Islamic Index (JII) ditutup melemah 8,709 poin (2,16%) ke level 393,863. Sedangkan indeks JII70 terguling 2,795 poin (2,08%) ke level 131,723.

Pelemahan juga masih dialami Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang terpangkas 51,885 poin (1,30%) ke level 3.937,632.

3 dari 5 halaman

Sektor Industri Aneka Terpangkas 4,57 Persen

Sektor industri aneka mengalami penurunan paling tajam sebesar 4,57 persen. Disusul sektor properti 2,91 persen, dan infrastruktur 2,10 persen.

Kabar baiknya, dua indeks sektoral ditutup menguat kali ini. Keduanya adalah sektor pertambangan dengan kenaiakn indeks 3,64 persen dan pertanian 1,06 persen.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah JECC yang harga sahamnya naik Rp1.000, SCCO Rp300, TGKA Rp270, ITMG Rp250, dan AKRA Rp230.

Sebaliknya, yang menjadi top loser kali ini adalah POLL yang harga sahamnya turun Rp525, TCPI Rp320, INDF Rp300, ASII Rp240, dan SILO Rp220.

Dari pasar uang, pada 16.44, kurs dolar AS melemah 31 poin (0,19%) ke level Rp16.544 per dolar AS.

4 dari 5 halaman

Indeks Syariah Ambruk, IHSG Terlempar dari Level 4000

Dream - Laju penguatan indeks di Bursa Efek Indonesia (BEI) akhir pekan laju ternyata hanya bertahan singkat. Di tengah wabah virus corona Covid-19 serta ambruknya nilai tukar rupiah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terlempar dari level 4.000. 

Investor di dalam dan luar negeri yang semula menganggap wabah corona sebagai krisis kesehatan kini melihat skenario yang lebih parah. Analis dunia bahkan menggambarkan kondisi saat ini akan mengarah pada krisis keuangan global.

Sentimen negatif dari dalam dan luar negeri membuat indeks syariah kembali tak berdaya. Dua indeks acuan saham bluechips syariah di pasar modal Indonesia ini bahkan terjun bebas di atas 5 persen pada penutupan perdagangan Senin, 22 Maret 2020.

Dikutip pada papan perdagangan BEI, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) anjlok sampai 6,026 poin (4,69%) ke level 117,758. Mendekam seharian di zona negatif, ISSI sempat terjun bebas ke level 117,286.

 

© Dream

 

Koreksi tajam melanda dua indeks keping biru syariah. Jakarta Islamic Index (JII) sore ini rontok sampai 28,593 poin (6,63%) ke level 402,572.

Indeks JII70 melemah 9,257 poin (6,44%) ke level 134,518.

Sementara IHSG terjungkal dari level 4000 untuk pertama kalinya di tahun ini. Terpangkas 205,427 poin (4,89%), IHSG bertahan di level 3.989,517.

Sekadar informasi, perdagangan di bursa sempat dihentikan sementara (trading halt) pada 14.52. Saat itu, IHSG anjlok 5 persen ke 3.985.

5 dari 5 halaman

Semua Indeks Tumbang

Semua indeks sektoral tumbang. Investor lebih banyak melepas sahamnya di sektor industri dasar, manufaktur, dan barang konsumsi. Ketiga indeks ini melemah 5,87 persen, 5,77 persen, dan 5,75 persen.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah KAEF yang harga sahamnya merangkak Rp165, INAF Rp140, BSSR Rp95, BUKK Rp40, dan IGAR Rp40.

Sebaliknya, yang menjadi top loser kali ini adalah GMTD yang harga sahamnya terpangkas Rp1.125, UNTR Rp1.025, INTP Rp775, ICBP Rp625, dan SCCO Rp575.

Pada 16.31, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS merosot. Kurs dolar AS meroket 602 poin (3,64%) ke level Rp16.522 per dolar AS.

Beri Komentar