Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://ANTARAfoto.com)
Dream - Bursa syariah ditutup menguat meski mengalami tekanan jual jelang sesi perdagangan. Aksi bel kembali muncul setelah investor kemarin dicekam kecemasan efek teror Paris.
Sinyal munculnya aksi beli investor terlihat dari menguat sebagian besar indeks sektoral. Hanya emiten industri aneka yang mengalami tekanan hebat.
Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 17 November 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) melonjak 1,406 poin (1,01%) ke level 141,119.
Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) ditutup menguat 7,772 poin (1,34%) ke level 589,299.
Kedua indeks saham syariah ini melaju positif sepanjang perdagangan. ISSI bahkan sempat menembus level 141,706.
Perburuan investor pada sejumlah saham mendorong 105 emiten syariah ditutup menguat. Sebanyak 23 diantaranya berasal dari saham-saham unggulan syariah.
Namun, ISSI masih meninggalkan 73 emitennya di zona merah dan 40 lainnya bertahan stagnan.
Transaksi perdagangan saham syariah kali ini mencapai Rp 2,73 triliun dengan 26,71 miliar saham berpindahtangan.
Saham-saham top gainer bluechips syariah dihuni oleh INTP yang naik Rp 975. Disusul LPPF Rp 850, SMGR Rp 300, AALI Rp 275, dan ICBP Rp 250 per saham.
Sebaliknya, dua emiten kelompok Astra justru terserang aksi jual. Dua top looser tersebut adalah UNTR dan ASII yang turun Rp 150 dan 100 per saham. Pemuncak sendiri dihuni SILO yang terpangkas Rp 300 per saham.
Kembali percaya dirinya investor melantai ke bursa efek membawa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup ceria. IHSG meroket 58,767 poin (1,32%) ke level 4.500,947.
IHSG yang balik ke level 4.500 ini terbantu naiknya harga saham dari 167 emiten. Transaksi perdagangan saham relatif marak dengan dana bergulir hingga Rp 4,15 triliun.
Investor lokal kali ini menjadi motor penggerakan bursa saham nasional. Terbukti asing justru membukukan nett sell hingga Rp 168 miliar.
Tekanan sentimen teror Paris justru belum menjauh dari pasar keuangan. Kurs rupiah sore ini bergerak melemah 15 poin (0,11%) menjadi 13.734 per dollar AS.