Dream - Mengawali perdagangan di bulan September 2014, bursa saham Indonesia langsung bergerak menguat. Indeks rebound setelah akhir pekan lalu mengalami koreksi.
Rebound kali ini terjadi menjelang pengumuman data ekonomi terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS).
Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Senin, 1 September 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 23,08 poin (0,45%) menuju ke level 4.159,94.
Penguatan IHSG berlanjut di sesi pembukaan setelah naik 23,3 poin menjadi 5.160,17. Rebound yang terjadi di awal pekan ini didukung oleh sebagian besar indeks sektor saham yang juga bergerak menguat.
Di awal perdagangan ini, sebanyak 165,11 juta saham telah ditransaksikan pemodal saham. Uang yang berputar mencapai Rp 154 miliar.
Aksi rebound juga dialami Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) yang dibuka menguat ke level 169,33. Hingga sekitar 30 menit perdagangan pertama, indeks ISSI sudah menguat 0,62 poin (0,36%) ke level 169,6.
Sebanyak 75 emiten syariah sudah mulai bergerak di zona hijau sementara 44 lainnya masih tertinggal di kawasan merah. Nilai transaksi perdagangan di awal sesi ini mencapai Rp 401,24 miliar.
Hal yang sama terjadi pada indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang dibuka menguat ke level 693,74. Saat ini, indeks JII terus bergerak menguat dengan kenaikan 3,74 poin (0,54%) ke level 694,87.
Di jajaran saham bluechips syariah, sebanyak 21 emiten telah bergerak menguat sementara 7 lainnya masih melemah.
Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo dalam ulasannya mengatakan tekanan jual yang terjadi pada hari Jumat sore kemarin, sepertinya hanya tekanan jual sesaat. Alasannya, hingga pagi hari ini, tidak terlihat adanya berita yang cukup besar untuk menggerakkan harga hingga seperti itu.
Dengan minimnya sentimen dari bursa regional, IHSG hari ini diperkirakan bakal mengalami teknikal reboud, ditengah para pemodal yang sedang menunggu pengumuman angka neraca perdagangan di bulan Juli, serta angka inflasi Agustus yang akan diumumkan oleh BPS siang nanti.
" IHSG bakal bergerak bervariasi pada kisaran sempit, 5125 - 5165. Hanya penutupan diatas resisten 5165 yang akan memberikan signal positif bagi pergerakan IHSG," kata Satrio. (Ism)
Advertisement

Hidupkan Ramadanmu, Teh Celup Sosro Hadirkan Kehangatan Berbuka

OVO Ungkap Pergeseran Ritme Digital Ramadan, Aktivitas Sahur Meningkat 79%


Rayakan 20 Tahun, Tsubaki Hadirkan Pengalaman Hair Treatment Kualitas Salon Jepang di Indonesia

Rayakan 20 Tahun, Tsubaki Hadirkan Pengalaman Hair Treatment Kualitas Salon Jepang di Indonesia


OVO Ungkap Pergeseran Ritme Digital Ramadan, Aktivitas Sahur Meningkat 79%