Dream - Bursa saham syariah belum bisa lepas dari tekanan jual di sesi pembukaan perdagangan harian, Rabu, 27 April 2016. Sebagian besar indeks sektoral bergerak di zona merah.
Sikap investor asing yang kemarin melakukan aksi jual besar-besaran juga masih belum berubah. Pagi ini asing menceta nett sell signifikan.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) membuka perdagangan dengan melemah 0,639 poin ke level 158,311. Sementara indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII), turun 3,921 poin ke level 662,496.
Hingga 7 menit sejak sesi pembukaan dimulai, laju indeks syariah belum beranjak dari zona merah. Kedua indeks syariah bahkan semakin tertekan.
Indeks ISSI tercatat turun 1,006 poin (0,63%) ke level 157,944. Sedangkan JII turun 6,415 poin (0,96%) ke level 660,002.
Transaksi perdagangan saham syariah pagi ini sudah mencetak niai Rp 425,6 miliar dengan 3,92 miliar saham berpindahtangan.
Aksi beli untuk sementara mendominasi laju indeks ISSI dengan 51 emiten bergerak menguat. Namun ISSI masih dibayangi 45 emiten syariah yang masih terserang aksi jual.
Laju indeks sektoral masih fluktuatif fi awal sesi ini. Saham komoditas pertanian yang menguat di awal sesi justru bergerak melemah. Digantikan emiten pertambangan yang naik hingga 1,05 persen.
Indeks sektoral lain yang mulai bergerak naik di perdagangan pukul 09.15 WIB adalah barang konsumsi 0,92 persen, keuangan 0,37 persen, infrastruktur 0,29 persen.
Di pasar keuangan, kurs rupiah bergerak menguat mengikuti mata uang utama dunia. Pagi ini rupiah naik 36 poin (0,27%) menjadi 13.169 per dolar AS.